Temasek. Foto : AFP.
Temasek. Foto : AFP.

Temasek akan Mendirikan Perusahaan Patungan untuk Sewa Pesawat Kargo

Ekonomi Singapura Bisnis Kargo
Arif Wicaksono • 12 Mei 2021 16:25
Singapura: Unit manajemen aset penerbangan Singapore Technologies Engineering telah setuju untuk mendirikan usaha patungan dengan Temasek untuk penyewaan pesawat kargo. Hal ini terjadi di tengah meningkatnya permintaan untuk pesawat kargo karena peningkatkan e-commerce dan volume kargo udara.
 
"Usaha patungan tersebut bertujuan untuk membangun portofolio senilai sekitar USD600 juta (795 juta dolar Singapura) dalam waktu lima tahun," kata ST Engineering dikutip dari Channel News Asia, Rabu, 12 Mei 2021.
 
Usaha patungan tersebut akan berinvestasi pada pesawat penumpang untuk diubah menjadi angkutan barang. Badan industri penerbangan global IATA mengatakan bahwa prospek kargo tetap positif dan permintaan cenderung kuat tahun ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bisnis angkutan udara telah menjadi titik terang dalam penerbangan selama pandemi covid-19. Lalu lintas kargo udara diharapkan meningkat 13,1 persen tahun ini," katanya.
 
ST Engineering akan menyediakan layanan perawatan, perbaikan, dan overhaul terkait untuk pesawat ini. Selain itu, ST Engineering akan menjadi manajer aset dan sewa guna usaha patungan tersebut.
 
"Usaha patungan ini merupakan langkah signifikan oleh ST Engineering dalam mengembangkan bisnis sewa penerbangan kami karena kami memperluas bisnis di luar pesawat penumpang dan mesin untuk memasukkan aset pesawat kargo sebagai bagian dari portofolio kami," kata Presiden dan Kepala Kedirgantaraan Komersial di ST Teknik, Jeffrey Lam.
 
Lam menambahkan mereka juga menyambut mitra potensial yang berpikiran sama yang ingin berinvestasi di pasar sewa pesawat kargo yang kuat. Dalam jangka menengah hingga panjang, usaha patungan bermaksud untuk mengamankan aliran pendapatan leasing melalui kepercayaan bisnis untuk membuka modal.
 
Kepala industri, layanan bisnis, energi dan sumber daya di Temasek, Uwe Krueger, mengatakan bahwa mereka akan fokus untuk menanamkan keberlanjutan dalam pendekatan investasi.
 
"Usaha patungan dengan ST Engineering merupakan peluang bagi kami berdua untuk mengidentifikasi solusi pengurangan emisi karbon, bahkan dalam industri intensif karbon tradisional, dengan menempatkan modal untuk bekerja dalam solusi tersebut," jelas dia.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif