Ilustrasi. FOTO: Spencer Platt/AFP
Ilustrasi. FOTO: Spencer Platt/AFP

Wall Street Tergelincir di Tengah Rilis Data Ekonomi

Ekonomi Wall Street
Angga Bratadharma • 16 Juni 2021 07:17
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) terpantau bergerak melemah pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena para investor menyaring data ekonomi terbaru. Sejauh ini Pemerintah AS terus berupaya memacu roda perekonomian melalui program vaksinasi covid-19.
 
Mengutip Xinhua, Rabu, 16 Juni 2021, indeks Dow Jones Industrial Average turun sebanyak 94,42 poin atau 0,27 persen menjadi 34.299,33. Sedangkan indeks S&P 500 kehilangan 8,56 poin atau 0,20 persen menjadi 4.246,59. Kemudian indeks Komposit Nasdaq turun 101,29 poin atau 0,71 persen menjadi 14.072,86.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di area merah, dengan sektor real estat memimpin penurunan 1,03 persen. Sedangkan sektor energi melonjak 2,06 persen, menjadi kelompok berkinerja terbaik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah. Sembilan dari 10 saham teratas menurut indeks S&P AS Listed Tiongkok 50 mengakhiri hari dengan catatan suram.
 
Di sisi ekonomi, Departemen Perdagangan melaporkan, penjualan ritel AS turun 1,3 persen pada Mei. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones dan The Wall Street Journal memperkirakan penurunan 0,7 persen. Sementara itu, sebuah laporan utama menunjukkan tekanan inflasi yang lebih besar dari perkiraan.
 
Departemen Tenaga Kerja melaporkan indeks harga produsen di Amerika Serikat naik 0,8 persen di Mei untuk kenaikan tahunan 6,6 persen. Kedua angka itu lebih panas dari yang diperkirakan. Investor juga fokus pada pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve pada Selasa dan Rabu waktu setempat.
 
The Fed telah berulang kali mengatakan bahwa lonjakan harga-harga saat ini bersifat sementara. Tetapi pertemuan dua hari yang akan berakhir pada Rabu waktu setempat dapat menampilkan diskusi awal di antara pembuat kebijakan tentang kapan dan seberapa cepat mengurangi program pembelian obligasi besar-besaran guna mengatasi inflasi.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif