The Fed. Foto ; AFP.
The Fed. Foto ; AFP.

Pejabat The Fed Prediksi Suku Bunga Tak Naik hingga 2023

Ekonomi suku bunga The Fed
Arif Wicaksono • 24 November 2020 14:55
New York: Presiden The Fed Chicago Charles Evans mengatakan pemulihan ekonomi Amerika Serikat (AS) akibat dari krisis virus korona akan menempuh jalan yang cukup panjang. Charles memperkirakan The Fed mempertahankan suku bunga pada saat ini, bahkan mendekati nol hingga mungkin memasuki 2024.
 
"Jika ekonomi meningkat tahun depan dan kita mengatasi virus dan vaksin dengan sangat efektif dan mereka disebarkan dengan cepat serta menyeluruh, maka kita akan berada dalam situasi yang jauh lebih baik," kata Evans kepada Asosiasi Bankir Iowa dikutip dari Channel News Asia, Selasa, 24 November 2020.
 
Tapi itu tidak berarti The Fed akan melepaskan langkahnya dari pedal gas moneter. Di bawah strategi kebijakan baru yang diadopsi hanya beberapa bulan yang lalu, Fed telah berjanji untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol sampai ekonomi mencapai lapangan kerja penuh dan inflasi di atas target dua persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan inflasi dalam pandangannya tidak mungkin mencapai dua persen hingga akhir 2022 atau bahkan 2023. "Kami tidak mengharapkan suku bunga naik sebelum 2023, mungkin terlambat, bahkan mungkin 2024 menurut saya," katanya.
 
Sementara itu, katanya, pemulihan dapat dipercepat dengan sedikit lebih banyak bantuan dari pemerintah federal, terutama bagi mereka yang kehilangan pekerjaan dan tidak dapat menemukan pekerjaan baru di sektor-sektor yang terpukul oleh virus.
 
"Sedikit dukungan fiskal tambahan akan menghilangkan banyak ketidakpastian dari situasi saat ini," jelas dia.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif