Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Emas Dunia Jadi Primadona di Tengah Lonjakan Covid-19

Ekonomi Harga Emas ekonomi dunia
Angga Bratadharma • 13 November 2020 07:57
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange jadi primadona di mata investor pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), di tengah lonjakan infeksi covid-19. Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember naik USD11,7 atau 0,63 persen menjadi USD1.873,3 per ons.
 
Mengutip Xinhua, Jumat, 13 November 2020, perak untuk pengiriman Desember naik sebanyak 3,9 sen atau 0,16 persen menjadi USD24,306 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari naik sebanyak USD15,9 atau 1,83 persen menjadi USD884 per ons.
 
Menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins, kasus covid-19 baru telah meningkat selama sembilan hari berturut-turut dan telah menembus angka 144 ribu kasus baru per hari di Amerika Serikat atau naik sekitar 4.000 dari hari sebelumnya. Hal ini mendorong investor ke logam mulia sebagai safe haven.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Emas juga mendapat dukungan tambahan karena indeks pasar saham AS turun dan indeks dolar AS melemah. Namun demikian, angka ekonomi positif yang baru dirilis agak membatasi pertumbuhan emas. Departemen Tenaga Kerja AS mencatat klaim pengangguran awal di 709 ribu dalam pekan yang berakhir 7 November, turun 48 ribu.
 
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks harga konsumen untuk semua konsumen perkotaan tidak berubah pada Oktober dengan basis penyesuaian musiman setelah naik 0,2 persen pada September. Perbaikan indikator ekonomi diharapkan berlanjut usai terhantam covid-19.
 
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat jatuh pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena infeksi virus korona yang melonjak di negara Paman Sam itu terus menghadirkan ketidakpastian. Diharapkan kandidat vaksin covid-19 bisa segera menekan peningkatan kasus virus mematikan tersebut.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 317,46 poin atau 1,08 persen menjadi 29.080,17. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 35,65 poin atau 1,00 persen menjadi 3.537,01. Indeks Komposit Nasdaq turun 76,84 poin atau 0,65 persen menjadi 11.709,59.
 
Semua 11 sektor utama S&P 500 melemah, dengan sektor energi ditutup turun 3,39 persen, memimpin penurunan. Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan enam dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif