Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgiva. FOTO: AFP
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgiva. FOTO: AFP

IMF: Koordinasi Para Pemimpin Dunia Bisa Redam Covid-19

Ekonomi imf Virus Korona ekonomi dunia ekonomi global
Angga Bratadharma • 28 Maret 2020 15:31
New York: Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) mengungkapkan ekonomi global sekarang mengalami resesi akibat wabah covid-19. Untungnya, para pemimpin dunia menyadari bahwa hanya upaya terkoordinasi yang akan dapat membendung penyebaran virus korona di seluruh dunia.
 
"Kami telah menyatakan bahwa dunia sekarang dalam resesi, panjang dan kedalaman resesi ini tergantung pada dua hal yakni memiliki respons yang terkoordinasi dan efektif terhadap krisis," kata Kepala IMF Kristalina Georgieva, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 28 Maret 2020.
 
"Saya sangat terdorong oleh apa yang saya lihat sekarang. Saya melihat pemahaman yang lebih jelas (di antara para pemimpin global) bahwa jika kita tidak mengalahkannya di mana-mana kita tidak akan bisa keluar darinya," tambah Georgieva.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita seharusnya tidak pergi dengan langkah-langkah kecil sekarang ketika kita tahu bahwa itu adalah krisis raksasa. Kami belum pernah melihat ekonomi dunia berdiri diam. Sekarang kita (lakukan). Bagaimana kita merevitalisasi itu adalah topik penting lainnya," lanjut Georgieva.
 
IMF telah mengambil langkah-langkah luar biasa dalam beberapa minggu terakhir untuk membantu korban covid-19, dan upaya untuk menahan penyebarannya, yang telah terjadi pada ekonomi di seluruh dunia. Tentu ada harapan agar penyebaran virus ini bisa segera berhenti dan virus tersebut bisa dikalahkan.
 
Pada 16 Maret 2020, IMF mengatakan siap untuk menggunakan kapasitas pinjaman sebesar USD1 triliun untuk membantu negara-negara di seluruh dunia yang berjuang melawan virus korona. Georgieva mengatakan dukungan semacam itu dapat digunakan untuk membantu anggotanya, terutama negara-negara berkembang dan maju.
 
Sementara itu, jumlah kasus virus korona (covid-19) di Amerika Serikat telah melonjak melampaui 100 ribu. Data ini menjadikan AS sebagai negara dengan infeksi tertinggi covid-19 di dunia, jauh melewati Tiongkok dan Italia yang berada di kisaran 80 ribu kasus.
 
Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada Sabtu 28 Maret 2020, jumlah infeksi covid-19 di seantero AS mencapai 104.007 dengan 1.702 kematian dan 890 pasien sembuh. Kamis kemarin, AS resmi melewati Tiongkok dan Italia dalam hal jumlah kasus covid-19. Saat ini, jumlah infeksi covid-19 di Tiongkok mencapai 81.905, dan Italia 86.498.
 
Secara global, total kasus covid-19 melampaui 597 ribu dengan lebih dari 27 ribu kematian. Total pasien covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh menyentuh angka 131.698. Dari total kasus covid-19 di AS, sebagian besarnya ada di negara bagian New York. Jumlah kasus covid-19 di negara bagian New York melampaui 6.000, dengan lebih dari 500 pasien dinyatakan meninggal.

 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif