Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN
Ilustrasi. AFP PHOTO/Tolga AKMEN

Bursa Saham Inggris Kembali Naik 1,67%

Ekonomi bursa saham Ekonomi Inggris
Antara • 05 November 2020 09:16
London: Saham-saham Inggris kembali berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), mencatat kenaikan untuk hari ketiga beruntun setelah turun lima hari berturut-turut. Indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London bertambah 1,67 persen atau 96,49 poin menjadi 5.883,26.
 
Mengutip Antara, Kamis, 5 November 2020, indeks FTSE 100 melonjak 2,33 persen atau 131,80 poin menjadi 5.786,7 pada Selasa, 3 November. Sebelummya menguat 1,39 persen atau 77,70 poin menjadi 5.654,97 pada Senin, 2 November, setelah menyusut 0,08 persen atau 4,48 poin menjadi 5.577,2 pada Jumat, 30 Oktober.
 
Astrazeneca, perusahaan farmasi dan biofarmasi multinasional, melonjak 6,88 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi dari saham-saham unggulan. Disusul oleh saham perusahaan keamanan siber terkemuka Avast yang terangkat 6,29 persen, serta kelompok perusahaan operator supermarket daring terbesar Inggris Ocado Group meningkat 5,39 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Standard Chartered, perusahaan jasa keuangan dan perbankan multinasional Inggris berkinerja terburuk di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 4,72 persen. Diikuti saham kelompok perusahaan internasional bahan bangunan terdiversifikasi CRH yang turun 4,41 persen, serta perusahaan jasa keuangan dan perbankan HSBC Holdings jatuh 4,15 persen.
 
Di sisi lain, rata-rata indeks saham utama bursa Wall Street ditutup menguat pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena investor menunggu hasil Pilpres Amerika Serikat. Terpilihnya Presiden AS yang baru menentukan arah kebijakan ekonomi Paman Sam ke depan.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 367,63 poin atau 1,34 persen menjadi 27.847,66. Sedangkan S&P 500 naik 74,28 poin atau 2,20 persen menjadi 3.443,44. Indeks Komposit Nasdaq naik 430,21 poin atau 3,85 persen menjadi 11.590,78.
 
Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor layanan kesehatan dan komunikasi keduanya naik lebih dari empat persen, memimpin kenaikan. Kemudian sektor material tergelincir 1,65 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif