Ilustrasi. AFP PHOTO/Bryan R. Smith
Ilustrasi. AFP PHOTO/Bryan R. Smith

Balik Arah, Wall Street 'Berlabuh' di Zona Hijau

Ekonomi Wall Street
Angga Bratadharma • 23 September 2020 07:23
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Katalis positif datang berupa jaminan kebijakan dari seorang pejabat the Fed teratas menyusul penurunan bursa saham Wall Street dalam tiga sesi sebelumnya.
 
Mengutip Xinhua, Rabu, 23 September 2020, indeks Dow Jones Industrial Average naik 140,48 poin atau 0,52 persen menjadi 27.288,18. Sedangkan S&P 500 naik 34,51 poin atau 1,05 persen menjadi 3.315,57. Kemudian indeks Komposit Nasdaq naik 184,84 poin atau 1,71 persen menjadi 10.963,64.
 
Sebanyak delapan dari 11 sektor di bawah S&P 500 memperoleh keuntungan, dipimpin oleh kebijakan konsumen, layanan komunikasi, dan sektor teknologi. Sementara itu, sektor energi, keuangan, dan kesehatan jatuh karena kewaspadaan investor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan tujuh dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 Tiongkok yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
Ketua Fed Jerome Powell mengatakan the Fed akan berbuat lebih banyak untuk meningkatkan ekonomi selama diperlukan. Pernyataan Fed lantaran perekonomian AS mendapatkan hantaman cukup keras oleh virus mematikan itu.
 
Akumulasi kematian covid-19 pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), mencapai 200 ribu di Amerika Serikat, meskipun rata-rata jumlah kematian harian tetap di bawah 1.000 dalam beberapa minggu terakhir, menurut Universitas Johns Hopkins.
 
Sementara itu, aksi jual pada Senin waktu setempat (Selasa WIB) didorong oleh kekhawatiran penguncian baru, politik AS, meningkatnya ketegangan AS-Tiongkok, dan tekanan yang dihadapi sektor perbankan, menurut catatan penelitian oleh UBS AG.
 
"Ketegangan tidak akan mereda menjelang pemilihan umum AS pada awal November, mengurangi kemungkinan stimulus baru dalam dua bulan mendatang," kata Kepala Investasi UBS Global Wealth Management Mark Haefele dalam catatannya.
 
Tingkat tahunan penjualan rumah eksisting naik tipis menjadi enam juta unit pada Agustus, sedikit lebih tinggi daripada Juli dan ekspektasi pasar, menurut data yang dikeluarkan oleh National Association of Realtors.

 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif