Ilustrasi. FOTO: AFP/PATRICK HERTZOG
Ilustrasi. FOTO: AFP/PATRICK HERTZOG

Emas Dunia Kinclong di Tengah Kenaikan Kasus Covid-19

Ekonomi Harga Emas ekonomi dunia
Angga Bratadharma • 30 Juni 2020 07:45
Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange menguat pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi karena investor tetap khawatir penyebaran covid-19 yang cepat di seluruh dunia.
 
Mengutip Xinhua, Selasa, 30 Juni 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik sebanyak USD0,9 atau 0,05 persen menjadi USD1.781,2 per ons. Sedangkan indeks dolar AS naik sedikit pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), sedikit membatasi pertumbuhan emas.
 
Ketika infeksi covid-19 melonjak di Florida, Texas, dan daerah berpenduduk lainnya di seluruh Amerika Serikat. Investor pun menimbang investasi dalam emas sebagai aset safe haven dibandingkan dengan aset berisiko. Biasanya jika ekonomi tidak menentu maka investor lebih memilih investasi dengan risiko rendah.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun perak untuk pengiriman September turun sebanyak 10,4 sen atau 0,57 persen menjadi USD18,064 per ons. Sedangkan harga platinum untuk pengiriman Oktober naik sebanyak USD8,9 atau 1,09 persen menjadi USD828,2 per ons.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kenaikan ini didorong oleh penguatan saham Boeing. Meski menguat, namun kasus infeksi baru covid-19 masih menjadi persoalan yang memicu bursa saham sulit melesat tajam.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak sebanyak 580,25 poin atau 2,32 persen menjadi 25.595,80. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 44,19 poin atau 1,47 persen menjadi 3.053,24. Indeks Komposit Nasdaq naik 116,93 poin atau 1,20 persen menjadi 9.874,15.
 
Saham Boeing melonjak 14,4 persen, memimpin kenaikan dalam rata-rata 30 saham di Dow Jones. Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi. Sektor industri dan bahan masing-masing naik 2,36 persen dan 2,03 persen.
 
Investor terus mengamati meningkatnya jumlah kasus virus korona di seluruh negeri sambil mempertimbangkan dampaknya pada pemulihan ekonomi. Lebih dari 2,56 juta kasus covid-19 telah dilaporkan di Amerika Serikat, dengan hampir 126 ribu kematian, pada Senin sore. Demikian dilaporkan Pusat Sains dan Teknik Sistem di Universitas Johns Hopkins.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif