Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Kemilau Emas Dunia Digerus Dolar AS

Ekonomi Harga Emas ekonomi dunia
Antara • 26 Januari 2021 07:43
Chicago: Harga emas dunia kembali melemah pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Emas mencatat penurunan untuk hari ketiga berturut-turut karena kurs dolar AS diperdagangkan sedikit lebih tinggi. Namun ekspektasi pasar atas stimulus fiskal baru AS masih mendukung nilai emas menjelang pertemuan Federal Reserve.
 
Mengutip Antara, Selasa, 26 Januari 2021, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, turun tipis USD1 atau 0,05 persen menjadi USD1.855,20 per ons. Akhir pekan lalu, Jumat, 22 Januari, emas berjangka terpangkas USD9,7 atau 0,52 persen menjadi USD1.856,20.
 
Emas berjangka juga turun tipis USD0,6 atau 0,03 persen menjadi USD1.865,90 pada Kamis, 21 Januari, setelah melambung USD26,3 atau 1,43 persen menjadi USD1.866,50 pada Rabu, 20 Januari, dan melonjak USD10,3 atau 0,56 persen menjadi USD1.840,20 pada Selasa, 20 Januari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap sejumlah mata uang utama lainnya menguat 0,2 persen, membuat emas yang dipatok dalam mata uang AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
 
"Kami mulai mendapatkan indikasi awal bahwa indeks dolar telah mencapai titik terendah dalam jangka pendek. Jika itu masalahnya, kenaikan dolar akan bekerja melawan kenaikan pasar logam mulia yang bullish," kata analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.
 
"Prospek inflasi ke depan mengingat semua stimulus dan pelonggaran bank sentral yang telah membuat sistem keuangan dunia dibanjiri uang tunai, itu mendukung (untuk emas) dalam jangka panjang," tambahnya.
 
Pemerintahan Presiden AS Joe Biden membantah kekhawatiran tentang proposal bantuan pandemi senilai USD1,9 triliun yang terlalu mahal dan menekankan perlunya bertindak cepat.
 
"Kami akan melihat dasar-dasar dukungan di pasar ini, apakah dukungan itu berasal dari Fed yang dovish atau langkah-langkah stimulus yang sedang berlangsung adalah titik fokus utama untuk pasar ini selama beberapa bulan ke depan," kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures David Meger.
 
Pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve dimulai pada Selasa waktu setempat. Kebijakan bank sentral AS diperkirakan akan tetap kuat dalam mode penyelamatan, dengan suku bunga mendekati nol. Suku bunga yang lebih rendah mengurangi peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasi dan membebani dolar.
 
Permintaan emas dapat tetap kuat dalam jangka pendek dan menengah seiring dengan potensi stimulus ekonomi tambahan sehingga potensi inflasi tetap tinggi. Emas juga dicegah dari penurunan lebih jauh karena permintaan untuk obligasi pemerintah AS 10-tahun berkurang saat imbal hasilnya mulai melemah.
 
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 7,2 sen atau 0,28 persen menjadi USD25,484 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman April turun sebanyak USD6,9 atau 0,62 persen menjadi USD1.104,70 per ons.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif