Ilustrasi. FOTO: AFP/JUAN BARRETO
Ilustrasi. FOTO: AFP/JUAN BARRETO

Pasokan Mengetat, Minyak Dunia Melonjak

Ekonomi minyak mentah
Angga Bratadharma • 15 Mei 2020 08:30
New York: Harga minyak dunia melonjak pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), di tengah tanda-tanda pengetatan pasokan. Sementara itu, Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat (AS) mengatakan persediaan minyak mentah AS turun 0,7 juta barel selama pekan yang berakhir 8 Mei.
 
Mengutip Xinhua, Jumat, 15 Mei 2020, minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni naik USD2,27 menjadi USD27,56 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli naik USD1,94 menjadi USD31,13 per barel di London ICE Futures Exchange.
 
"Pasokan minyak global diperkirakan turun 12 juta barel per hari pada Mei ke level terendah sembilan tahun menjadi 88 juta barel per hari, karena perjanjian OPEC+ berlaku dan produksi menurun di tempat lain," Energi Internasional Agency mengatakan dalam laporan bulanannya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, sepakat untuk memangkas produksi sebesar 9,7 juta barel per hari untuk Mei dan Juni, yang bertujuan guna mengatasi kekenyangan pasokan global akibat krisis covid-19.
 
Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), didukung oleh kenaikan kuat di sektor keuangan. Meski demikian, pandemi covid-19 masih menjadi sentimen negatif yang terus menekan gerak pasar saham.
 
Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 377,37 poin atau 1,62 persen menjadi 23.625,34. Sedangkan S&P 500 naik 32,50 poin atau 1,15 persen dan berakhir pada 2.852,50. Indeks Komposit Nasdaq naik 80,55 poin atau 0,91 persen menjadi 8.943,72.
 
Saham American Express melonjak 7,41 persen, memimpin kenaikan di Dow Jones. Saham JPMorgan Chase dan Goldman Sachs masing-masing naik 4,15 persen dan 1,54 persen, juga berkontribusi terhadap kenaikan pasar saham. Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih tinggi, dengan sektor keuangan naik 2,64 persen.
 
Sementara itu, sektor kebutuhan pokok konsumen turun 0,31 persen dan satu-satunya kelompok yang menurun. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan data klaim pengangguran awal AS berjumlah 2,981 juta pada pekan yang berakhir 9 Mei, menyusul sebanyak 3,176 juta pada minggu sebelumnya.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif