Ilustrasi. AFP PHOTO/Isaac LAWRENCE
Ilustrasi. AFP PHOTO/Isaac LAWRENCE

Bos Stanchart Yakin Kasus Evergrande Tak Seperti Lehman Brothers

Ekonomi standard chartered Evergrande Krisis Evergrande
Angga Bratadharma • 14 Oktober 2021 10:04
Singapura: Chief Executive Officer (CEO) Standard Chartered Bill Winters meyakini Beijing tidak akan membiarkan turbulensi China Evergrande Group berubah menjadi krisis sistemik. Keyakinan itu lantaran pemberi pinjaman yang berfokus di Asia tidak memiliki eksposur ke sektor properti.
 
"Gagasan bahwa ini adalah momen Lehman bagi Tiongkok maka saya tidak berpikir Tiongkok sebodoh itu," kata Bill Winters, dilansir dari The Business Times, Kamis, 14 Oktober 2021.  
 
Sementara itu, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan Tiongkok menghadapi trade-off yang sulit dalam menangani dampak dari masalah keuangan Evergrande, mengingat keseimbangan antara memotong leverage dan mencegah risiko.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih dari 24 jam telah berlalu tanpa kejelasan tentang apakah pengembang telah memberikan pembayaran bunga jatuh tempo pada 11 Oktober untuk tiga obligasi dolarnya. Ada masa tenggang 30 hari sebelum pembayaran yang terlewat akan dianggap sebagai default.
 
Ujian kepercayaan investor Evergrande berikutnya adalah pada 19 Oktober, ketika kupon senilai 121,8 juta yuan (25,6 juta dolar Singapura) jatuh tempo untuk obligasi domestik 5,8 persen. Kemudian harus memberikan pembayaran bunga untuk obligasi USD2 pada 6 November.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif