Ilustrasi. FOTO: AFP
Ilustrasi. FOTO: AFP

Bursa Saham AS Beragam di Tengah Rilis Data Ekonomi

Ekonomi Wall Street
Angga Bratadharma • 03 Agustus 2021 06:57
New York: Bursa saham Amerika Serikat (AS) menyerahkan sebagian besar kenaikan di sesi sebelumnya berakhir beragam pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi di tengah para investor yang sedang mencerna rilis data ekonomi terbaru.
 
Mengutip Xinhua, Selasa, 3 Agustus 2021, indeks Dow Jones Industrial Average turun 97,31 poin atau 0,28 persen menjadi 34.838,16. Indeks S&P 500 turun 8,10 poin, atau 0,18 persen menjadi 4.387,16. Kemudian indeks Komposit Nasdaq melonjak sebanyak 8,39 poin atau 0,06 persen menjadi 14.681,07.
 
Di awal sesi, ketiga indeks utama diperdagangkan lebih tinggi dengan indeks 30 saham naik lebih dari 200 poin. Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor material turun 1,17 persen, memimpin penurunan. Kemudian sektor utilitas naik 0,75 persen, kelompok berkinerja terbaik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perusahaan-perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi dengan delapan dari 10 saham teratas berdasarkan bobotnya dalam indeks S&P AS yang terdaftar di Tiongkok 50 mengakhiri hari dengan catatan optimistis.
 
"Sektor manufaktur AS mengalami pertumbuhan yang lebih lambat pada Juli, karena perusahaan dan pemasok terus berjuang untuk memenuhi tingkat permintaan yang meningkat," Institute for Supply Management (ISM) melaporkan.
 
Indeks Manajer Pembelian (PMI) berdiri di 59,5 persen, turun 1,1 poin persentase dari pembacaan Juni. Angka tersebut jauh dari perkiraan pasar. Angka di atas 50 persen menunjukkan sektor manufaktur umumnya berkembang. Kemudian investor terus mengamati kebangkitan infeksi covid-19.
 
Amerika Serikat mencatat lebih dari 100 ribu kasus covid-19 setiap hari pada Jumat kemarin waktu setempat, rekor tertinggi sejak awal Februari tahun ini. Angka baru itu membawa peningkatan kasus harian rata-rata tujuh hari menjadi 72.493, juga tertinggi sejak pertengahan Februari.
 
Untuk pekan yang berakhir 30 Juli, indeks Dow Jones dan S&P 500 masing-masing turun 0,4 persen, sedangkan Nasdaq Composite turun 1,1 persen, di tengah kekhawatiran atas inflasi.
 
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif