Petugas KLHK menyemprotkan disinfektan di Jakarta. Foto: KLHK
Petugas KLHK menyemprotkan disinfektan di Jakarta. Foto: KLHK

KLHK Gandeng Swasta Buat Gerakan Penanganan Covid-19

Ekonomi Virus Korona
Media Indonesia • 28 Maret 2020 18:24
Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggandeng swasta untuk berkolaborasi membuat gerakan memberantas wabah virus korona (covid-19). Gerakan ini mengedepankan unsur edukasi bagi masyarakat.
 
"Aksi mulai dilakukan hari ini hingga Rabu, 1 April, mendatang," kata Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, KLHK, MR Karliansyah, Sabtu, 28 Maret 2020.
 
KLHK menggandeng Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), PT Musim Mas, Wings Group, dan komunitas berkolaborasi melakukan aksi peduli sosial dengan sosialisasi “Gerakan Bersih Cuci Tangan”. Sebanyak 50 ribu sabun dibagikan kepada masyarakat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sabun yang dibagikan adalah sumbangan perusahaan yang memproduksi sabun dengan bahan baku minyak sawit. Pembagian sabun dilaksanakan di Jagakarsa, Jakarta Selatan; Pasar Rebo, Jakarta Timur; serta dua lokasi di Serpong dan Tangerang Selatan.
 
Selanjutnya, sabun disertai pamflet tata cara cuci tangan yang benar akan dibagikan kepada masyarakat ke beberapa lokasi di sekitar Jabodetabek. Lokasi dipilih atas dasar pertimbangan peta sebaran covid-19.
 
"Setiap individu dapat melindungi diri dari serangan covid-19. Salah satunya adalah rajin membersihkan tangan dengan sabun. Mari saling menjaga dan melindungi," kata Karliansyah.
 
KLHK juga membantu melakukan penyemprotan disinfektan yang terbuat dari bahan organik. Penyemprotan dilakukan di wilayah yang masuk zona merah, yakni di Jabodetabek.
 
Baca: 1.155 Orang Positif Korona, 102 Meninggal
 
KLHK pun ikut memberikan bantuan masker ke beberapa rumah sakit, polsek, dan puskesmas di wilayah Jakarta. Kegiatan yang sama akan dilanjutkan hingga Rabu, 1 April 2020, ke permukiman dan pasar-pasar tradisional di wilayah Jakarta.
 
Jumlah pasien positif korona di Indonesia terus melonjak. Ada penambahan 109 kasus positif korona per Sabtu, 28 Maret 2020, pukul 12.00 WIB.
 
"Sehingga total menjadi 1.155 kasus," ujar juru bicara pemerintah untuk penanggulangan virus korona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2020.
 

(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif