ilustrasi - - Foto: AFP
ilustrasi - - Foto: AFP

Kemendag Siapkan Strategi UMKM Lokal Dominasi E-Commerce

Ekonomi umkm e-commerce
Ilham wibowo • 25 Februari 2020 16:36
Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) segera meningkatkan kesiapan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam memanfaatkan niaga elektronik atau e-commerce. Langkah tersebut dilakukan melalui penyusunan dan implemetasi peta jalan pengembangan UMKM nasional.
 
"Sehingga diharapkan barang yang diperdagangkan via niaga el didominasi oleh barang yang dihasilkan UMKM Indonesia, bukan barang impor seperti yang sedang terjadi saat ini," tutur Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Oke Nurwan melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 25 Februari 2020.
 
Penguatan kesiapan UMKM di Tanah Air tersebut perlu dilakukan jelang pengesahan ASEAN Agreement on e-Commerce. Oke menuturkan pendalaman substansi pun telah dilakukan bersama Komisi VI DPR RI melalui focus group discussion (FGD) sebagai tindak lanjut rapat kerja Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dengan Komisi VI DPR RI pada 30 Januari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


ASEAN Agremeent on e-Commerce yang ditandatangani pada 22 Januari 2019 di Hanoi, Vietnam pada dasarnya fokus pada fasilitasi dan kerja sama perdagangan melalui sistem elektronik yang diharapkan bermanfaat bagi para konsumen dan pelaku usaha, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan ASEAN.
 
"ASEAN Agreement on e-Commerce yang telah ditandatangani oleh Menteri Ekonomi ASEAN pada 2019 lalu, mengatur sejumlah ketentuan yang diharapkan dapat mendorong perkembangan kegiatan e-Commerce di kawasan ASEAN. Ketentuan tersebut, antara lain mencakup kerja sama pengembangan e-Commerce, fasilitasi perdagangan melalui sistem elektronik lintas batas, keamanan siber, pembayaran elektronik, dan logistik," ungkapnya.
 
Beberapa manfaat yang akan didapat melalui pemberlakuan persetujuan ini antara lain meningkatnya nilai perdagangan barang dan jasa antar para pihak melalui pemanfaatan niaga el di ASEAN, memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan produk domestik bruto Indonesia, serta memperdalam kerja sama antara negara ASEAN untuk mengembangkan dan meningkatkan penggunaan niaga el guna menggerakkan pertumbuhan inklusif dan mempersempit kesenjangan pembangunan di wilayah ASEAN.
 
Saat ini, lanjut Oke pemerintah telah mulai melaksanakan berbagai program kerja dalam mendorong para pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan niaga el, antara lain Layanan UMKM Naik Kelas (LUNAS), yakni program manajemen pendampingan UMKM secara daring dari Kementerian Koperasi dan UKM; Program Pengembangan 1.000 Pelaku Ekspor melalui e-Commerce, yakni program kerja sama Kementerian Perdagangan dengan Bukalapak; dan Rumah Kreatif BUMN, yakni program Kementrian Badan Usaha Milik Negara bersama perusahaan milik negara membangun Rumah Kreatif BUMN (RKB).
 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif