Aturan Penggunaan Panel Surya Resmi Terbit

Suci Sedya Utami 26 November 2018 14:25 WIB
energi terbarukan
Aturan Penggunaan Panel Surya Resmi Terbit
Panel Surya - - Dok : AFP.
Jakarta: Pemerintah akhirnya menerbitkan ketentuan mengenai penggunaan rooftop solar atau panel surya. Ketentuan tersebut berbentuk Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 49 Tahun 2018 tentang penggunaan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap oleh konsumen PT PLN (Persero).

Mengutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Senin 26 November 2018, aturan tersebut ditetapkan pada 15 November 2018 oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan serta diundangkan pada 16 November 2018. Aturan ini berlaku sejak tanggal diundangkan.

Dalam pasal II aturan anyar tersebut dikatakan bahwa penggunaan sistem PLTS Atap bertujuan untuk menghemat tagihan listrik pelanggan PLTS Atap. Rooftop solar yakni penggunaan alat yang terdiri dari sel surya yang mengubah cahaya matahari menjadi sumber listrik.

Sebelumnya, Jonan pernah mengatakan pemasangan rooftop solar diyakini bisa menghemat listrik. Menurut Jonan penghematan yang bisa dilakukan dengan adanya rooftop panel surya cukup signifikan. 

Ia mencontohkan rooftop panel surya yang sudah dipasang di rumah pribadinya sebesar 15,4 kWp dengan harga Rp200 juta. Kini, setiap bulan hanya membayar tagihan sebesar sekitar Rp1 juta dari sebelumnya Rp4,5 juta.

"Paling kurang hemat Rp2 juta-Rp3 juta per bulan, setahun mungkin bisa Rp30 juta-Rp40 juta. Dalam lima tahun, kembali dong uangnya," kata Jonan.

Penerbitan peraturan penggunaan rooftop panel surya ini bertujuan untuk memenuhi komitmen bauran energi baru terbarukan (EBT). Selain itu masyarakat juga bisa berinvestasi dengan memasang rooftop panel surya, sehingga bisa terjadi jual beli listrik.

 



(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id