Ilustrasi. (Foto: Antara/Wahyu Putro).
Ilustrasi. (Foto: Antara/Wahyu Putro).

Pemerintah Beri 12 Wilayah Kerja ke Pertamina

Ekonomi pertamina kementerian esdm
Desi Angriani • 07 Juni 2018 20:12
Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan kompensasi atas kerugian PT Pertamina (Persero) yang menambah penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Jawa, Madura dan Bali (Jamali).
 
Kompensasi diberikan dalam bentuk 12 blok hulu minyak dan gas yang sudah produksi di antaranya Hulu Mahakam, Nortwet Jawa, East Kalimantan, Sanga-sanga, North Sumatera, dan South East Sumatera.
 
"Pemerintah mengompensasi Pertamina dengan memberikan 12 WK produksi hulu migas, jadi 12 blok namanya. Yang sudah produksi jadi bukan yang eksplorasi," ungkap Menteri ESDM Ignasius Jonan di Gedung Heritage, Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Jonan, kompensasi tersebut menjadikan Pertamina sebagai operator migas terbesar di Indonesia. Sebab semula partisipasi perusahaan migas pelat merah ini hanya sebesar 20 persen.
 
"Pertamina kini menjadi 36 persen. Hal ini masih belum blok diserahkan atau pengalihan awal tahun depan. Jadi partisipasi bisa 39-40 persen," tuturnya.
 
Oleh sebab itu, Jonan berharap Pertamina dapat meningkatkan hasil eksplorasi dan produksi migas secara efisien seiring tanggung jawabnya yang semakin besar.
 
"Kalau tidak efisien nanti yang asing malah ikut-ikut," pungkas dia.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi