BUMN Gratiskan Biaya Sambung Listrik 316 Ribu Masyarakat Miskin

Suci Sedya Utami 12 Juli 2018 14:48 WIB
plnkementerian bumn
BUMN Gratiskan Biaya Sambung Listrik 316 Ribu Masyarakat Miskin
Menteri BUMN Rini Soemarno bersama Plt Dirut Pertamina Nicke Widyawati dan Dirut PLN Sofyan Basir saat memantau sambung listrik gratis. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya)
Tasikmalaya: Pemerintah melalui sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan keringanan bagi masyarakat yang selama ini belum mendapatkan akses kelistrikan dalam jangka waktu yang lama. Untuk pertama program ini dilakukan di Jawa Barat dan Banten.

Data PLN dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) mencatat ada sekitar 316 ribu masyarakat rumah tangga di Jawa Barat yang belum menjadi pelanggan PLN yang mana 75 persen sudah teralirkan listrik dengan cara menumpang atau menyambung dengan rumah di sebelahnya. Nantinya mereka akan digratiskan untuk memasang listrik.

Menteri BUMN Rini Soemarno memantau langsung sinergi ini. Dia menegaskan program tersebut merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo yang menginginkan agar BUMN membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

"Presiden yang mengingatkan BUMN harus bisa memberikan kehidupan yang lebih baik pada masyarakat Indonesia, terutama Jawa Barat. Kami dengar dari PLN sudah ada tiang listrik, namun mereka tidak bisa menyambung instalasi listrik karena ada biayanya," kata Rini, di Tasikmalaya, Kamis, 12 Juli 2018.

Rini mengatakan akses kelistrikan gratis ini ditargetkan bisa diberikan pada 316 ribu masyarakat rumah tangga secara menyeluruh hingga November 2018. Diharapkan ke depannya bisa berlanjut untuk seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama Dirut PLN Sofyan Basyir mengatakan biaya untuk memasang listrik hampir Rp1 juta dengan rincian biaya penyambungan Rp421 ribu, biaya instalasi Rp450 ribu, dan sertifikasi Rp60 ribu.

Nantinya PLN akan memberikan potongan harga. Kemudian sisanya nanti akan dibayarkan dari beberapa BUMN seperti Pertamina, BRI, BTN, BRI, Jasa Raharja, dan lain sebagainya sehingga masyarakat dibebaskan biaya.

"Jadi masyarakat tidak dikenakan bayaran," tutur Sofyan.

Direktur Utama BRI Suprajarto menambahkan dari jumlah penerima bantuan pihaknya membantu sekitar 50 ribu masyarakat rumah tangga. Salah satu warga penerima bantuan penyambungan listrik, Cici, mengutarakan kebahagiaannya atas program sinergi BUMN ini.

"Alhamdulillah saya sekarang punya listrik sendiri, tidak lagi nyantol atau minta tetangga, terima kasih Pak Presiden, Bu Menteri BUMN, terima kasih PLN dan Pertamina," tutur Cici.

Lebih lanjut untuk tahap pertama bantuan dari BUMN untuk sambungan listrik ini menyasar 40 ribu kepala keluarga yang berada di Jabar dan Banten dengan porsi 8.000 berada di Kabupaten Cianjur, 9.400 di Kabupaten Garut, 3.000 di Kabupaten Pangandaran, 7.000 di Kabupaten Sukabumi, 10.000 di Kabupaten Tasikmalaya, dan 2.600 di Kabupaten Serang, Banten. Tahap pertama ini ditargetkan selesai sebelum 17 Agustus 2018.



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id