Jonan Tantang Pertamina Kembangkan Gas Batu Bara
Menteri ESDM Ignasius Jonan. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menantang perusahaan multienergi nasional, PT Pertamina (Persero) untuk mengembangkan gas batu bara (Coal Bed Methane/CBM).

Menteri ESDM Ignasius Jonan menilai jika kegiatan pertambangan batu bara hanya bertujuan untuk mendapatkan batu bara, kemudian dijual kembali dengan harga tinggi maka tidak akan menciptakan nilai tambah (added value).

Salah satu contoh added value yang seharusnya dikembangkan dari kegiatan tambang batu bara itu adalah CBM. Pemerintah sangat mendorong pengembangan CBM karena bisa dijadikan sebagai energi alternatif.

"Masa hanya digali, dinaikkan alat angkut lalu dijual. Ini kan terlalu mudah. Ya kalau kita mau, kita bikin CBM," kata Jonan usai acara Indonesia Miner-Mineral Processing 2018, di Hotel Westin, Jakarta, Rabu, 11 April 2018.

Ia pun mendorong Pertamina sebagai perusahaan multi energi yang bergerak di bidang minyak dan gas bekerja sama dengan perusahaan batu bara untuk dapat mengembangkan hal tersebut.

"Kalau saya dorong yang oil and gas dan perusahaan multienergi seperti Pertamina sekarang, coba ke situ dan bekerja sama dengan perusahaan tambang batu bara dan sebagainya. sehingga nilai tambahnya lebih besar," jelas Jonan.

Mengenai regulasi, mantan menteri perhubungan ini menegaskan pemerintah sudah menyiapkan regulasinya dari dahulu. Namun sampai sekarang belum ada perusahaan yang mengembangkannya.

"Regulasinya sudah ada dari dulu, enggak ada yang mencoba merealisasikan sampai jadi," pungkas dia.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360