Presiden Joko Widodo turun langsung untuk memantau program penyambungan listrik gratis ke 11 ribu rumah tangga (RT) tidak mampu di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya Utami)
Presiden Joko Widodo turun langsung untuk memantau program penyambungan listrik gratis ke 11 ribu rumah tangga (RT) tidak mampu di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi. (FOTO: Medcom.id/Suci Sedya Utami)

11 Ribu Rumah di Bekasi Dapat Sambungan Listrik Gratis

Ekonomi listrik pln
Suci Sedya Utami • 25 Januari 2019 15:58
Bekasi: Presiden Joko Widodo turun langsung untuk memantau program penyambungan listrik gratis ke 11 ribu rumah tangga (RT) tidak mampu di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.
 
Jokowi didampingi oleh lbu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, serta Dirut PT PLN (Persero) Sofyan Basir. Sambung listrik gratis merupakan program sinergi yang dilakukan oleh BUMN.
 
Jokowi menekankan pentingnya listrik sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karenanya pemerintah terus berupaya agar rumah tangga tidak mampu dapat menikmati listrik.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini konsentarsi memang di Jawa Barat karena masih masyarakat di sini belum menikmati listrik," kata Jokowi di Kelurahan Marga Jaya, Bekasi, Jumat, 25 Januari 2019.
 
Dalam kesempatan tersebut Rini menyampaikan bantuan kelistrikan bagi masyarakat di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi merupakan wujud nyata dari kepedulian BUMN. BUMN menjadi agen pembangunan yang tidak hanya menciptakan keuntungan tetapi juga terlibat dalam program-program yang secara nyata mendorong perbaikan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.
 
Untuk tahap pertama, enam BUMN karya bersinergi dengan PLN memberikan bantuan penyambungan listrik gratis bagi 317 rumah tangga di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Keenam BUMN yang terlibat dalam bantuan kelistrikan ini adalah PT Waskita Karya Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Wijaya Karya Tbk, PT Adhi Karya Tbk, dan Perumnas.
 
Sisanya, imbuh Rini, sebanyak 10.683 akan diselesaikan secara bertahap hingga rampung pada Maret 2019.
 
"Saya terus mendorong dan memastikan, masyarakat yang tadinya hanya bisa menikmati listrik secara lavering (mengambil listrik dari tetangga), kini sudah bisa menikmati listrik dri PLN," ucap Rini.
 
Sementara itu PLN mencatat terdapat 10.472 rumah tangga tidak mampu di Kabupaten Bekasi dan 796 rumah tangga di Kota Bekasi yang masih mendapatkan listrik secara lavering.
 
Selain mendapat kemudahan dalam pemasangan, masyarakat juga akan mendapat keringanan dalam membayar iuran listrik setiap bulan ketimbang karena rata-rata biaya atau iuran listrik dengan menyambung langsung ke PLN relatif lebih murah dibandingkan dengan menyambung listrik dari tetangga.
 
"Melalui listrik PLN, mereka dapat melakukan banyak penghematan untuk pengeluaran per bulannya. Dan kami harapkan bantuan sambung listrik gratis ini juga bisa memberikan dampak positif bagi ekonomi warga," ungkap Sofyan.
 
Sofyan menambahkan program sinergi BUMN ini membantu warga tidak mampu sesuai data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) untuk membayar biaya pasang baru listriknya.
 
"Sekarang mereka bayar sekitar Rp30 ribu per bulan listrik PLN. Untuk lampu, televisi, dan penanak nasi serta alat elektronik lainya," tegas Sofyan.
 
Penyambungan listrik di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi merupakan bagian dari program penyambungan listrik di Provinsi Jawa Barat melalui skema sinergi BUMN.
 
Sinergi bersama BUMN untuk penyambungan listrik gratis sebelumnya telah dilakukan di Kota Bogor, Kab. Bogor, Kab. Bandung, Kab. Garut, Kab. Tasikmalaya, Kab. Pangandaran, Kab. Cianjur dan Kab. Sukabumi dengan total 100.970 rumah tangga tidak mampu telah menikmati listrik.
 

 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif