PLN Diminta Efisiensi Antisipasi Pelemahan Rupiah
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bambang Soesatyo meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) mengantisipasi peningkatan beban biaya operasional dari kebutuhan impor dan kerugian kurs. Hal itu penting lantaran nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terus melemah.

Bambang menegaskan PLN perlu meningkatkan penghematan di tengah terus melonjaknya nilai USD. Jika ada peningkatan beban atau biaya, Bambang meminta PLN tetap mematuhi instruksi pemerintah untuk tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019.

"Komisi VII DPR perlu mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PLN untuk terus melakukan efisiensi di tengah pelemahan rupiah saat ini, mengingat pemerintah berjanji tarif listrik tidak akan naik hingga 2019," kata Bambang, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Kamis, 26 April 2018.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengakui, pelemahan rupiah yang terjadi akan berdampak pada kinerja perseroan. Hal itu karena PLN merupakan korporasi yang banyak melakukan transaksi valas dan memiliki kewajiban valas karena aktif mengimpor bahan baku dan barang modal energi.

Transaksi PLN yang menggunakan mata uang non-rupiah antara lain pembelian batu bara, kontrak dengan pengembang swasta (Independent Power Producer/IPP), sampai pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai sumber energi pembangkit.

Selain itu, DPR juga meminta Bank Indonesia untuk segera melakukan stabilisasi kurs rupiah. Pelemahan rupiah atau penguatan USD harus diantisipasi agar tidak semakin menaikkan harga barang produksi terutama barang impor. Terlebih, permintaan masyarakat akan meningkat karena menjelang Ramadan.

"Komisi XI DPR harus mendorong Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bank Indonesia untuk berkomitmen dalam menyiapkan langkah-langkah antisipatif agar pergerakan kurs dapat kembali normal serta lebih cermat mengawasi berbagai aspek yang mempengaruhi," pungkasnya.

 



(ABD)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360