Pipa gas PGN. (FOTO: dok MI)
Pipa gas PGN. (FOTO: dok MI)

PGN Teken Jual Beli Gas dengan Talisman Sakakemang

Ekonomi perusahaan gas negara (pgn)
Suci Sedya Utami • 12 Juli 2019 16:56
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) penjualan dan pembelian gas bumi dengan Talisman Sakakemang BV afiliasi dari Repsol Group atau TBSV. Jual beli tersebut merupakan pasokan gas yang berasal dari wilayah kerja Sakakemang.
 
Penandatanganan MoU dilakukan antara Direktur Komersial PGN Danny Praditya dan Vice President TBSV Gregory Holman serta disaksikan oleh Syarif Maulana dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
 
"Penandatanganan ini merupakan salah satu upaya kami untuk menjamin keberlangsungan pasokan gas bumi ke pelanggan agar tetap handal," kata Direktur Komersial PGN Danny Praditya dalam keterangan resminya, Jumat, 12 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Danny, penandatanganan MoU menjadi bentuk dukungan dan komitmen Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan SKK Migas serta industri hulu pada PGN untuk terus memperluas pemanfaatan gas bumi yang efisien dan ramah lingkungan. Kerjasama ini juga merupakan bentuk sinergi antara industri hulu dalam melakukan pengembangan lapangan dengan industri hilir dalam melakukan pembangunan infrastruktur.
 
"Dengan adanya jaminan pasokan ini, PGN dapat berkontribusi lebih untuk mendukung daya saing industri dan untuk dapat menyalurkan energi baik secara masif," ujar Danny.
 
MOU antara PGN dan TBSV mulai berlaku sejak hari ini, 12 Juli 2019 dan akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan Gas Sales Agreement (GSA) oleh para pihak terkait.
 
"Mengenai besaran pasokan gas bumi, kalau berdasarkan indikasi kebutuhan gas PGN sekitar 400-500 BBTUD (Billion British Thermal Unit per Day) dan ramp up mulai 2020-2021," ujar Danny.
 
Menurut Danny pasokan gas bumi dari Wilayah Kerja Sakakemang ini nantinya diharapkan dapat digunakan oleh PGN untuk melayani kebutuhan sektor industri baik skala besar maupun kecil, kelistrikan, komersial, dan rumah tangga.
 
Danny menambahkan kerja sama ini juga menjadi bagian dari komitmen PGN sebagai subholding gas untuk menjalankan peran peningkatan pemanfaatan gas bumi dan perencanaan pengelolaannya secara berkelanjutan.
 
"Harapan kami, proses kerja sama ini dari awal hingga nantinya penyaluran gas bumi perdana dari Sakakemang dapat berjalan dengan lancar dan semakin meningkatkan ketahanan pasok bagi utilisasi gas bumi domestik," jelas Danny.
 
Lebih lanjut PGN akan semakin agresif membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas nasional. Pada 2018, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 2.456 km dan saat ini mencapai lebih dari 9.909 km atau setara dengan 95 persen dari jaringan pipa gas bumi hilir nasional.
 
Sedangkan dari infrastruktur tersebut, PGN telah menyalurkan gas bumi ke 1.739 pelanggan industri manufaktur dan pembangkit listrik, 1.984 pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), serta 177.710 pelanggan rumah tangga yang dibangun dengan investasi PGN.
 
Pelanggan Gas Bumi PGN tersebar di berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong, Papua Barat.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif