Ilustrasi pipa gas PGN. (FOTO: Media Indonesia)
Ilustrasi pipa gas PGN. (FOTO: Media Indonesia)

PGN Siapkan Proposal Pengembangan Jargas

Ekonomi perusahaan gas negara (pgn)
Annisa ayu artanti • 08 Februari 2019 16:54
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) akan melaksanakan pembangunan proyek jargas. PGN telah menyiapkan proposal untuk program pengembangan jargas tersebut.
 
Seperti diketahui, pemerintah telah menerbitkan beleid Peraturan Presiden Nomor 6/2019 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas bumi melalui Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil (Jargas).
 
Direktur Utama PGN Gigih Prakoso mengungkapkan dalam menjalankan proyek pengembangan jargas, PGN akan menjalankan sesuai amanat Perpres tersebut. Adapun di dalam proposal, tertulis target tambahan sebanyak 4,7 juta sambungan baru sampai 2025.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di dalamnya sudah ada penjelasan detil dengan rincian lokasi-lokasi yang akan kami pasang pipa jargas," ungkap Gigih dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 8 Februari 2019.
 
Dia menambahkan proposal tersebut segera akan diserahkan kepada Kementerian ESDM sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaannya. Tak hanya itu, PGN juga telah melengkapi kajian studi kelayakan (feasiblity study) untuk pengembangan jargas yang diminta pemerintah.
 
Di sisi lain, Gigih mengungkapkan terbitnya beleid tersebut akan berdampak positif bagi realisasi rencana jangka panjang PGN. Sebab, katanya, PGN bertanggung jawab untuk menciptakan keadilan dan pemerataan akses masyarakat terhadap energi baik.
 
"Program pembangunan jargas akan lebih efektif, sehingga akan terjadi percepatan dalam pembangunan jargas yang saat ini hanya sebanyak 400 ribu sambungan," ujar dia.
 
Dia menilai semakin banyak masyarakat terlayani PGN, maka akan meningkatkan benefit ekonomi nasional. Sejauh ini, pasokan gas untuk jargas ini akan disediakan oleh pemerintah melalui Ditjen Migas dan SKK Migas dengan harga gas yang lebih kompetitif.
 
"Harga jual untuk jargas juga sudah ditetapkan oleh BPH Migas dan sudah disesuaikan tingkat kewajarannya agar terjangkau oleh masyarakat," pungkas dia.
 

 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif