Semester I-2018

Naik 36,51%, Penerimaan Migas Capai Rp115 Triliun

Dian Ihsan Siregar 06 Juli 2018 16:36 WIB
migasskk migas
Naik 36,51%, Penerimaan Migas Capai Rp115 Triliun
SKK Migas (Foto: dokumentasi SKK Migas)
Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat peneriman negara dari sektor hulu minyak dan gas (migas) melebihi target sebesar USD8,5 miliar atau setara Rp115 triliun hingga semester ‎I-2018. Perolehan itu naik 36,51 persen dibandingkan dengan periode sama di 2017 yang sebesar Rp84,24 triliun.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi menyatakan ‎penerimaan sektor hulu migas telah mencapai 71 persen dari target pemerintah sebesar USD11,9 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018. Angkanya pun diprediksi akan mencapai 120 persen di akhir tahun ini.

"Penerimaan yang naik signifikan karena harga minyak dunia lebih tinggi dari yang kami perkirakan‎," ucap Amien, ditemui dalam acara 'Media Briefing Kinerja SKK Migas di Semester I-2018' di Gedung City Plaza, Jakarta, Jumat, 6 Juli 2018.

Sepanjang semester I-2018, Amien menyebutkan, sebanyak 26 rencana pengembangan lapangan atau Plan of Development (PoD) telah disetujui. Hal itu memberikan tambahan cadangan migas yang terbukti sebesar 580 juta setara barel minyak.

Penambahan cadangan, lanjut Amien, berdampak signifikan pada rasio penggantian cadangan atau Reserve Replacement Ratio‎ (RRR) hingga 148 persen dari target kinerja sebesar 100 persen. "Kegiatan eksplorasi merupakan titik krusial untuk menjamin pasokan energi dan stabilits perekonomian Indonesia," jelas dia.

Sepanjang semester I-2017, masih kata Amien, penerimaan hulu migas mencapai USD6,48 miliar atau setara Rp84,24 triliun. Pencapaian enam bulan di tahun lalu setara 59 dari target APBN 2017. Sedangkan rata-rata lifting minyak bumi di ‎30 Juni 2017, dia mengaku, sebesar 802 ribu barel per hari (bph).

Angka itu sekitar 98 persen dari target dalam APBN 2017 yang sebesar 815 ribu bph. Untuk gas bumi, lifting-nya sebesar 6.338 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau sekitar 98 persen dari target sebesar 6.440 MMSCFD.

"Secara total capaian lifting migas Indonesia per 30 Juni 2017 adalah 1,934 juta BOEPD. Angka ini 98,4 persen dari APBN 2017, dan 99,5 persen dari Work Plan & Budget," pungkas Amien.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id