Pertamina Bentuk Satgas Pengamanan BBM
Ilustrasi. (Foto: Antara/Irsan).
Banjarmasin: PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan membentuk satuan tugas (Satgas) pengamanan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran Idulfitri 1439 hijriah.

Region Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Kalimantan Yudi Nugraha mengatakan Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang mulai aktif bekerja pada H-15 hingga H+15 Idulfitri.

Bahkan pada H-5 hingga H+5 Idul Fitri, satgas dan supply point seperti di terminal BBM dan terminal elpiji, jika diperlukan akan beroperasi selama 24 jam untuk mengantisipasi meningkatnya tren konsumsi pada puncak arus mudik dan arus balik.

"Nanti bakal ada penambahan armada mobil tangki sebanyak 49 unit, untuk memperkuat armada normal yang berjumlah 478 unit mobil tangki," ujar dia saat dihubungi dari Banjarmasin, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 8 Juni 2018.

Satgas ini dibentuk, dalam rangka memonitor stok BBM dan elpiji secara lebih ketat, sehingga arus mudik dan arus balik masyarakat berjalan dengan lancar. Mengantisipasi kendala yang berasal dari luar, tambah dia, Pertamina juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan aparat. Di samping itu, untuk melancarkan kegiatan transaksi, Pertamina juga berkoordinasi dengan perbankan di masing-masing daerah.

"Kami tidak hanya membentuk Satgas yang beranggotakan internal Pertamina, koordinasi dengan pihak eksternal seperti perbankan, pemerintah daerah setempat, pihak kepolisian hingga dinas-dinas terkait, juga akan terus kami lakukan," jelasnya.

Selain membentuk Satgas, untuk mengakomodasi tren konsumsi yang beragam Pertamina juga menambah stok produk, dengan merujuk tren yang timbul pada tahun sebelumnya. Pertamina, tambah dia, juga telah menyiapkan berbagai strategi guna mengamankan distribusi BBM dan elpiji ke masyarakat, termasuk melakukan pemantauan berkala.

PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan sebelumnya akan menambah stok BBM wilayah Kalimantan Selatan hingga 36 persen per hari, untuk memastikan bahwa kebutuhan BBM di provinsi ini aman selama arus mudik Lebaran Idulfitri 1439 hijriah.

Selain itu PT Pertamina Regional Kalimantan Selatan, telah menyiapkan stok produk premium hingga 1.020 kiloliter (kl) per hari atau 36 persen lebih tinggi dari rata-rata harian normal. Pertamina juga melakukan pemantauan lebih intensif, terutama di titik kepadatan seperti di daerah wisata Pantai Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Pantai Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, Waduk Riam Kanan, Kabupaten Banjar dan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

"Kami sudah memetakan titik-titik berpotensi kemacetan seperti di jalur Astambul hingga Hulu Sungai, jalur masuk Banjarbaru-Banjarmasin dan beberapa titik di Kota Banjarmasin," pungkasnya.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id