Produk Warga Binaan Lapas Potensial Masuk Ekspor

Ilham wibowo 09 Agustus 2018 16:54 WIB
ekspor
Produk Warga Binaan Lapas Potensial Masuk Ekspor
Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Arlinda. Medcom/Ilham Wibowo.
Jakarta: Produk hasil garapan warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) dinilai potensial untuk diekspor. Pasar ekspor pun disebut bakal terus tumbuh seiring dengan peningkatan mutu dan desain kemasan produk dari para binaan itu.

Upaya pemenuhan produk kualitas ekspor itu telah dilakukan dengan kerja sama Kementerian Perdagangan melalaui Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional bersama Dirjen Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan HAM. Sektor industri dalam program pembinaan kemandirian narapidana pun bakal dimanfaatkan secara maksimal.

"Kami kerja sama pengembangan produk warga binaan yang ujungnya orientasi ekspor," ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Arlinda di kantor Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Jakarta, Kamis, 9 Agustus 2018.

Arlinda mengatakan tantangan mengembangkan produk hasil karya warga binaan cukup berat lantaran perlu membina masyarakat yang tengah menjalani masa hukuman. Namun demikian, implementasi produk untuk menjamah pasar dunia tetap optimistis bisa berhasil.

"Hasil karya mereka dipakai pelaku usaha untuk peningkatan ekspor. Kami menjembatani untuk bantu mereka ketika keluar Lapas, mereka kemudian menjadi orang berguna dan manfaat untuk masyarakat pada umumnya," paparnya.

Warga binaan yang memiliki minat serta kemampuan bakal diberikan peningkatan pengembangan desain produk dan kemasan. Tak hanya itu, dukungan kegiatan promosi pemasaran dan informasi peluang pasar ekspor juga bakal disematkan.

"Upaya kecil tapi berarti, bagaimana memberdayakan mereka bisa berdaya guna dan berhasil guna. Kedepan kita ingin pembelajaran ini diberikan langsung kepada yang melaksanakan. Produk akan mahal kalau sudah dapat sentuhan desain," ucapnya.

Ia menilai desain pada produk punya peran penting bagi peningkatan daya saing produk di pasar internasional. Desain produk juga menjadi strategi dalam memberikan nilai tambah dan indikator kualitas produk mutu.

"Produk warga binaan telah dipromosikan dalam pameran dagang internasional terbesar Indonesia yaitu Trade Expo Indonesia (TEI) ke-32. Produk-produk ini mendapat apresiasi dan perhatian calon pembeli mancanegara," bebernya.

 



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id