Illustrasi. Dok: AFP.
Illustrasi. Dok: AFP.

KKKS Bisa Akses Data Migas Gratis Pekan Depan

Ekonomi migas
Suci Sedya Utami • 15 Agustus 2019 19:47
Jakarta: Pemerintah memberikan kemudahan bagi para calon investor atau kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk mengakses data mengenai kegiatan ekplorasi wilayah kerja secara gratis.
 
Fasilitas tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 7 Tahun 2019 tentang pengelolaan dan pemanfaatan data minyak dan gas bumi. Beleid tersebut merupakan revisi atas Permen ESDM Nomor 27 Tahun 2006 Pengelolaan dan Pemanfaatan Data yang diperoleh dari survei umum, eksplorasi, dan eksploitasi minyak dan gas bumi.
 
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar dalam sosialisasi peraturan anyar tersebut mengatakan aturan tersebut merupakan kelanjutan dari upaya Pemerintah untuk memudahkan investor minyak dan gas bumi dalam berinvestasi di Indonesia, setelah sebelumnya menyederhanakan perijinan dan gross split.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dahulu perusahaan hanya memiliki data blok migas mereka saja, sekarang mereka bisa melirik data blok-blok di sebelahnya, surrounding area, sehingga analisa mereka lebih akurat lagi. Bagi dunia usaha yang berada di luar Indonesia dengan adanya data ini kita tidak perlu membayar mereka untuk melakukan analisa apakah kita masih punya potensi atau tidak," kata Arcandra di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Beleid yang telah diteken pada 2 Agustus 2019 tersebut menjelaskan, akses data dapat dilakukan oleh anggota yakni kontraktor kontrak kerja sama yang membayar iuran dan non anggota yakni masyarakat yang tidak dikenakan iuran sistem keanggotaan.
 
Nantinya, anggota bisa mengakses penuh atas seluruh data yang bersifat tidak rahasia dan data yang telah melewati masa kerahasiaan. Sementara itu, non anggota hanya dapat mengakses data umum dan data dasar yang bersifat tidak rahasia dan atau yang telah melewati masa kerahasiaan.
 
Sebelumnya, kontraktor yang ingin mendapatkan data perlu melakukan pembelian terlebih dahulu. Adapun untuk mengakses penawaran wilayah kerja maksimal kontraktor membayar USD80 ribu per satu paket data wilayah kerja. Namun, dengan permen yang baru saat ini, kontraktor tinggal membayar iuran sekali dalam setahun dan dapat mengakses data sesaui ketentuan permen.
 
Sejauh ini, besaran iuran yang perlu dibayarkan anggota belum ditentukan. Selain itu, alamat situs yang bisa diakses masih akan disiapkan dan dijamin bisa mulai dibuka pada minggu depan.
 
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto mengatakan dengan penerapan skema gross split dalam pengelolaan blok migas, Indonesia mendapatkan dana dari komitmen kerja pasti (KKP) sekitar USD2,4 miliar. Diyakini, dengan akses data yang semakin mudah, investasi di sektor hulu migas akan semakin besar.
 
"Kalau ditemukan (blok migas baru lewat kemudahan akses data), nambah lagi investasi dan lapangan kerja," jelas Djoko.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif