Jonan: Kerja Sama BUMN Dongkrak Rasio Elektrifikasi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. Dok: Medcom/Husen M.
Jakarta: Pemerintah terus meningkatkan rasio elektrifikasi nasional. Pemerintah optimistis target rasio elektrifikasi sebesar 99,9 persen di akhir 2019 akan tercapai.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan perjanjian kerja sama sinergi antar perusahaan BUMN untuk penyambungan listrik rumah keluarga yang tidak mampu.

Jonan mengungkapkan sebenarnya para keluarga tidak mampu mampu membayar listrik bulanan tetapi sedikit keberatan untuk biaya pemasangan listrik awal yang dinilai mahal.

"Kalau bulanan saya yakin mampu. Kalau masang pertama kali ya mungkin berat," kata Jonan di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa, 7 Agustus 2018.

Dengan terlistrikinya rumah tangga yang tidak mampu, Jonan menyebutkan, akan meningkatkan rasio elektrifikasi nasional. Saat ini tercatat rasio elektrifikasi nasional sudah mencapai 96,6 persen. Hingga akhir 2018 ditargetkan mencapai 97,5 persen dan pada akhir 2019 mencapai 99,9 persen.

"Kalau tidak (ada kerja sama ini) target rasio elektrifikasi 99,9 persen di akhir 2019 tidak bisa tercapai. Saat ini 96,6 persen," sebut dia.

Jonan menekankan tidak ada provinsi di Indonesia yang tidak memiliki masyarakat tidak mampu. Di Jawa Timur dan Jawa Tengah ada sekitar 500 ribu dan 300 ribu masyarakat tidak mampu. Sedangkan jumlah total masyarakat Indonesia yang tidak mampu mencapai 2,4 juta.

Oleh karena itu perlu dukungan banyak pihak untuk mencapai target rasio elekrifikasi itu. "Ada 2,4 juta Kartu Keluarga atau 2,4 juta rumah yang tidak bisa menyambung listrik," tutup dia.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id