Menkeu Sri Mulyani. (MI/Permana).
Menkeu Sri Mulyani. (MI/Permana).

Pemda Tak Bisa Hanya Mengandalkan Komoditas

Ekonomi komoditas
Eko Nordiansyah • 10 Desember 2018 15:24
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengakui pertumbuhan ekonomi belum merata di sejumlah daerah-daerah di Indonesia. Pasalnya Pulau Jawa masih mendominasi perekonomian, dengan berhasil tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar lima persen.
 
"Pulau lain yang (pertumbuhan ekonomi) di atas rata-rata, yaitu Sulawesi 6,7 persen, Papua serta Maluku karena adanya banyak kegiatan konstruksi dan pembangunan infrastruktur," kata Sri Mulyani di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin, 10 Desember 2018.
 
Dirinya menambahkan, pertumbuhan ekonomi daerah lain seperti Sumatera dan Kalimantan masih tergantung komoditas sehingga perlu diversifikasi. Sedangkan ekonomi Nusa Tenggara Barat (NTB) tumbuh negatif setelah dilanda beberapa kali gempa bumi.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita tentu perlu untuk terus menerus meyakinkan kalau perekonomian nasional tumbuh di atas lima, maka masing-masing daerah bisa paling tidak tumbuh di sekitar atau bahkan melebihi lima persen. Sehingga pemerataan kesejahteraan itu bisa diratakan di seluruh pelosok Tanah Air," jelas dia.
 
Menurut Sri Mulyani, tugas berat bagi pemerintah daerah yang masih bergantung pada satu atau dua komoditas sebagai penopang perekonomian. Pemda diminta menciptakan diversifikasi perekonomian, dengan lebih banyak menarik investasi ke daerahnya.
 
Tak hanya itu, pemda juga bisa menggunakan instrumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menggerakkan ekonomi. Pemerintah pusat juga memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen mendorong ekonomi di tengah gejolak global.
 
"Kita selalu stand by untuk (APBN) bisa menjadi faktor yang bisa menciptakan countercyclical. Kalau siklus naik kita ademkan, kalau lagi turun kita tingkatkan itu melalui design belanja maupun design penerimaan negara. Saya tentu berharap daerah gunakan APBD sama efektifnya melakukan countercyclical," pungkasnya.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif