PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Dok : MI.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Dok : MI.

PGN Layani Pelanggan Gaslink 24 jam

Ekonomi perusahaan gas negara (pgn)
17 Maret 2019 18:49
Batam: PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk, melalui anak perusahaannya, PT Gagas ENergi Indonesia memberikan pelayanan selama 24 jam setiap harinya kepada pelanggan Gaslink, yang membutuhkan pengisian Compressed Natural Gas (CNG).
 
"Kami memberikan pelayanan 24 jam. Bahkan bila pelanggan meminta mengisi pukul 12.00 tengah malam, kami isi," kata Area Head PT Gagas energi Indonesia, Tria Siswandi di Batam, Kepulauan Riau dikutip dari Antara, Minggu, 17 Maret 2019.
 
Gaslink merupakan layanan PGN melalui anak perusahaannya, untuk pelanggan yang berlokasi di tempat belum terjangkau jaringan pipa distribusi gas bumi. Gaslink adalah produk Compressed Natural Gas (CNG) yang menggunakan teknologi Gas Transportation Module (GTM) atau Gaslink Truck.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyediaan gaslink menggunakan cradle yang diinstal di lokasi pelanggan komersial dan industri dengan kapasitas tertentu. Dan bila volume gas habis, maka pelanggan bisa langsung menghubungi PT Gagas untuk segera diisi, setiap saat.
 
"Selama gas PGN masih mengalir, kami akan memasik pelanggan kami," kata dia.
 
General Manager Haris Resort Waterfront Batam, Mufrani membenarkan pelayanan 24 jam yang diberikan PT Gagas. Ia mengatakan hotelnya mengisi cradle CNG setiap hari, karena kapasitas yang masih kecil. Dan setiap gas habis, Gagas selalu siap mengisi, sehingga resor berbintang itu tidak pernah kehabisan energi.
 
Dalam penyediaan energi, kata dia, kontinuitas pasokan menjadi satu pertimbangan utama. Karenanya jaminan dari PT Gagas membuat perusahaannya mantap beralih menggunakan gas PGN.
 
"Pertimbangannya kontinuitas pasokan bisa terjaga dengan baik. Selain itu pertimbangan keamanan. Kami melihat dari mulai instalasi, kondisi fisik peralatan, bagaimana gagas melakukan pelatihan, semuanya aman," kata dia.
 
"Penggunaan Gaslink juga terbuktu lebih hemat sekitar 20 persen dari LPG, kata dia.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif