Menteri ESDM Ignasius Jonan. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Menteri ESDM Ignasius Jonan. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Jonan: 1,2 Juta Rumah Tangga tak Mampu Sambung Listrik

Ekonomi listrik kementerian esdm
Suci Sedya Utami • 18 Maret 2019 22:48
Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan masih ada 1,2 juta rumah tangga (RT) yang belum mampu untuk membayar biaya untuk menyambung listrik. Umumnya selama ini mereka menumpang atau menempel listrik milik tetangga.
 
Hal tersebut disampaikan Jonan saat memberikan arahan di acara Diseminasi RUPTL PLN 2019-2028. Jonan menyebut biaya penyambungan listrik yakni sekitar Rp500 ribu.
 
"Yang tidak mampu itu 1,2 juta rumah tangga. Bayar Rp500 ribu saja enggak sanggup," kata Jonan di kantor pusat PLN, Jakarta Selatan, Senin, 18 Maret 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Oleh karenanya dia meminta agar kepala daerah menyisihkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk biaya penyambungan listrik. Sebab Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pun memiliki keterbatasan jika harus mendanai semua program.
 
"Untuk itu kita imbau kepala dinas kalau ada daerah yang tidak mampu PLN menyediakan CSR, untuk biaya sambung cuma kan ada batasnya, APBN juga menyediakan kalau enggak salah Rp6 triliun," tutur dia.
 
Jonan mengatakan kemampuan menyambung listrik tentu menjadi tantangan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi. Tahun ini pemerintah mencanangkan rasio elektrifikasi bisa menembus 99,9 persen.
 
Oleh karena itu, pemerintah bersama PLN sebagai operator berupaya melanjutkan pembangunan jaringan transmisi dan distribusi di daerah-daerah.
 
"Fokusnya pada daerah yang belum menikmati listrik, termasuk memasang home solar system di daerah yang sulit dijangkau atau terpencil," kata Jonan.
 
Jonan menyampaikan pada akhir tahun lalu pemerintah berhasil mencapai rasio elektrifikasi nasional sebesar 98,3 persen atau melampaui target yang dipatok pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2019 sebesar 97,5 persen.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif