Illustrasi. Dok : AFP.
Illustrasi. Dok : AFP.

Kurang Defisit Neraca Migas, Pemerintah Kurangi Impor

Ekonomi migas
Eko Nordiansyah • 15 Agustus 2019 21:11
Jakarta: Pemerintah bakal terus berupaya untuk mengurangi impor minyak dan gas (migas). Apalagi neraca migas selalu mengalami defisit yang menjadi biang daripada defisit neraca perdagangan dalam beberapa bulan terakhir.
 
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar mengatakan pemerintah telah mengambil berbagai langkah demi mengurangi impor migas. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan minyak kelapa sawit (biodiesel) untuk campuran bahan bakar.
 
"Kita berusaha untuk mengurangi impor juga, kan ini ada B20 dan sedang B30. Ini salah satu cara untuk memperbaiki (defisit neraca migas)," kata dia ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tak hanya itu, pemerintah juga meminta kepada PT Pertamina (Persero) untuk bisa memproduksi sendiri kebutuhan migas. Pada akhirnya permintaan migas bisa dipenuhi dari produksi di dalam negeri, sehingga mengurangi impor.
 
"Yang impor-impor kalau Pertamina mau memproduksi itu, maka itu kita subtitusi. Yang impor beli dari Pertamina, sebab Pertamina mampu sediakan solar. Ini juga untuk kurangi impor kita," jelas dia.
 
Pada Juli 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat defisit migas sebesar USD142,4 juta. Defisit migas menyebabkan defisit transaksi berjalan sebesar USD63,5 juta, karena surplus sektor nonmigas yang hanya sebesar USD 78,9 juta.
 
Sementara secara kumulatif Januari-Juli 2019 angka defisit USD1,90 miliar tersebut menipis dibanding periode sama 2018 yang defisit sebesar USD3,2 miliar. Defisit juga mengalami penurunan dibangingkan kumulatif dari Januari-Juni 2019 yang sebesar USD1,93 miliar.
 
"Secara garis besar bulan ini jauh lebih baik dibandingkan bulan lalu. Karena banyak faktor, tapi intinya lebih baik bulan ini. Coba lihat, bandingkan antara bulan Januari hingga Juni lalu Juli seperti apa," ungkapnya.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif