Illustrasi . (Medcom/ Ilham Wibowo).
Illustrasi . (Medcom/ Ilham Wibowo).

April, Kementerian ESDM Lelang Ulang Dua Blok Tambang

Ekonomi kementerian esdm
Suci Sedya Utami • 05 Maret 2019 06:33
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal melelang blok tambang nikel Latao dan Suasua yang terletak di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara pada April 2019.
 
Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batubara pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Muhammad Wafid mengatakan kedua blok tersebut merupakan wilayah kerja tambang yang tidak laku dilelang pada tahun lalu.
 
"April mulai lelang dua yang enggak laku, dua yang enggak ada penawarnya," kata Wafid di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin, 4 Maret 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wafid mengatakan semua persiapan lelang telah dilakukan mulai dari regulasi hingga panitia lelang. Begitu juga dengan nilai Kompensasi Data Informasi (KDI) masih tidak ada yang berubah.
 
KDI merujuk pada Kepmen ESDM 1805.K/30/MEM/2018 tentang harga KDI dan informasi penggunaan lahan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) dan WIUPK periode tahun 2018.
 
Untuk nilai KDI Blok Latoa yakni sebesar Rp414,8 miliar. Sedangkan untuk Blok Suasua yakni sebesar Rp984,85 miliar.
 
Blok tersebut akan ditawarkan ke badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD) kemudian swasta. Wafid biilang targetnya di semester satu ini diharapkan ada yang meminati dua blok tersebut.
 
"Kita mau menguji kalau dari BUMN dan BUMD enggak berminat, kita buka untuk swasta ada enggak yang berminat. Kalau ada yang berminat artinya KDI-nya oke. Kalau enggak ya kita evaluasi," jelas dia.
 
WIUPK eksplorasi blok nikel Suasua terletak di Kolaka Utara seluas 5.899 ha. Sedangkan WIUPK eksplorasi blok nikel Latao berada di Kolaka Utara dengan luas 3.148 hektare (ha).
 
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana melelang lima wilayah kerja atau blok minyak dan gas (migas) untuk tahap pertama 2019.
 
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan rencananya lelang tersebut akan dilakukan di Januari. "Di akhir Januari," kata Djoko di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Januari 2019.
 
Dirinya menyebutkan dari lima blok tersebut tiga di antaranya yaitu blok eksplorasi dan dua sisanya adalah blok eks-produksi. Tiga blok eksplorasi yakni Blok Anambas, Blok West Ganal yang merupakan bagian dari Blok Makassar Strait yang dikeluarkan serta Blok West Kaimana. Sementara dua blok eks-produksi yakni Blok West Kampar dan Blok Selat Panjang.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif