Ilustrasi. (FOTO: dok Pertamina)
Ilustrasi. (FOTO: dok Pertamina)

Pertamina Suplai BBM untuk Wisatawan dan Pemudik Lokal

Ekonomi pertamina
Ade Hapsari Lestarini • 07 Juni 2019 14:22
Surabaya: Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V melakukan antisipasi terhadap kenaikan volume kendaraan di daerah Jawa Timur usai H+1 Lebaran. Khususnya bagi pemudik lokal dan wisatawan yang berangkat setelah Lebaran.
 
Ada beberapa titik di Jawa Timur yang diprediksi menjadi tujuan wisatawan, di antaranya Kota Malang, Batu, Kediri, Banyuwangi, dan Surabaya.
 
Pertamina memprediksi kebutuhan BBM jenis gasoline (pertamax turbo, pertamax, pertalite, premium) di Jatim pada H+1 Lebaran mencapai 15 ribu kiloliter (kl), atau 16 persen di atas konsumsi normal.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pertamina pun melakukan persiapan untuk mengantisipasi arus wisata sekaligus arus balik. Beberapa di antaranya adalah melakukan build up stock di SPBU-SPBU sekitar daerah wisata serta memberikan fasilitas kredit kepada SPBU dengan term of payment sampai dengan tiga hari.
 
Sementara itu untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas yang akan menghambat distribusi mobil tangki, Pertamina mengoptimalkan penyaluran dari Terminal BBM ke SPBU lebih awal, mulai dari pukul 00.00 dan beroperasi selama 24 jam.
 
"Kami juga mengoptimalkan tim satuan tugas (Satgas) yang selalu monitor keadaan di lapangan, serta menyiagakan mobil tangki di 16 SPBU Kantong, di antaranya di Jombang, Probolinggo, Lumajang, Batu, Malang, Ngawi, Pacitan, Nganjuk, dan Jember," ungkap Unit Manager Communication & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji.
 
Pertamina memprediksi puncak arus wisata dan arus mudik ini akan terjadi mulai H+1 sampai dengan H+4 Lebaran. Untuk mengantisipasi kemacetan di tempat wisata seperti Malang dan Batu, Pertamina telah menyiapkan motoris siaga untuk menyalurkan BBM di kondisi kemacetan.
 
"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan ketersediaan BBM. Kami mengimbau kepada para wisatawan dan masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik, untuk dapat mengisi penuh BBM di lokasi awal, untuk menghindari kepadatan pengisian BBM di rest area," tutup Rustam.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif