Pertamina Taksir Realisasi Volume LPG 2018 Melebihi Pagu APBN

Annisa ayu artanti 15 Maret 2018 06:51 WIB
pertamina
Pertamina Taksir Realisasi Volume LPG 2018 Melebihi Pagu APBN
Pertamina. (Ant/Andika Wahyu).
Jakarta: PT Pertamina (Persero) menaksir realisasi Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 Kilogram (Kg) bersubsidi akan melebihi kuota yang tercantum dalam pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018.

Direktur Pemasaran Korporat Pertamina M Iskandar menyampaikan perkiraan realisasi itu melihat pertumbuhan kebutuhan elpiji yang rata-rata di atas lima persen per tahun.

Pada 2018, Pertamina memperkirakan realisasi volume elpiji mencapai 6,7 juta Metrik Ton (MT). Sementara pada pagu APBN tercantum volume elpiji tahun ini 6,4 juta MT.

"2018 elpiji berpotensi overkuota," kata Iskandar di Komplek Parlementer Senayan, Jakarta, Rabu, 14 Maret 2018.

Akibatnya, Iskandar melanjutkan, perlu ada antisipasi dari APBN 2018 yakni penambahan subsidi elpiji. Sebab menurutnya pagu di APBN sangat sensitif. Pertamina meminta supaya pemerintah ikut memikirkan bagaimana caranya perkiraan kelebihan kuota ini dapat dikover secara legal.

"Akan terjadi overkuota 350 ribu metrik ton di 2018 yang perlu diantisipasi. Karena kuota dipagu di APBN sehingga sangat sensitif untuk menjaga supaya overkuota ini bisa dicover aspek legalitasnya," ujar Iskandar.

Tahun lalu, Iskandar juga menyebutkan, kelebihan kuota juga terjadi pada konsumsi elpiji 3 Kg tersebut. Kelebihan kuota 2017 sebesar 1,7 persen atau meleset 120 ribu MT dari pagu APBN 2017.

"Elpiji ini 2017 kami overkuota dari pagu apabn. Overkuotanya 1,7 persen dengan jumlah metrik ton adalah sekitar 120 ribu metrik ton," sebut Iskandar.



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id