Akhirnya, Pemerintah Teken Aturan DMO Batu Bara
Ilustrasi. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari).
Jakarta: PT PLN (Persero) akhirnya sedikit bernapas lega karena Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) harga batu bara untuk listrik dalam negeri (domestic market obligation/DMO).

"PP sudah ditandatangani. Itu jadinya PP Nomor 8 Tahun 2018. Sudah (ditandatangani)," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andy N Sommeng di Jakarta, Rabu, 7 Maret 2018.

Andy menyebutkan di dalam regulasi tersebut menjelaskan secara umum mengenai harga batu bara saja. Sedangkan untuk harga pastinya dan rincian berapa lama harga DMO batu bara untuk listrik itu berlaku disusun oleh regulasi turunannya yaitu Peraturan Menteri (Permen) ESDM.

"Permennya kalau siang ini sudah selesai dibahas sama bagian hukum dan Direktorat Jenderal Minerba, saya kira akan keluar juga besok paling cepat," ucap Andy.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Sofyan Basir berulang kali mengatakan keberatan atas harga batu bara untuk pembangkit listrik. Apalagi harga batu bara saat ini berada di posisi tinggi. PLN meminta harga khusus karena lebih dari setengah pembangkit yang ada berbahan bakar batu bara.

Tahun lalu, akibat harga batu bara yang naik PLN kehilangan pendapatan (potential loss) sekitar Rp16 triliun. Jika harga batu bara tidak diatur potential loss tahun ini sekitar Rp21 triliun.

"(Kalau tanpa perubahan harga DMO) kerugian PLN sekitar Rp21 triliun," kata Sofyan, Selasa, 6 Maret 2018.

Untuk menyiasatinya, PLN melakukan berbagai upaya efisiensi untuk menjaga kesehatan keuangan perusahaan. Beberapa upaya yang dilakukan di antaranya mengganti pembangkit listrik yang pengoperasian dan perawatannya mahal, membuat zonasi wilayah angkut batu bara, dan membangun transmisi untuk menyalurkan listrik ke berbagai daerah.

"Kita apapun operation dan maintenance kita lakukan untuk efisiensi," ucap Sofyan.

 



(AHL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id