Inalum Pastikan Sediakan Dana Transaksi Divestasi Freeport

Suci Sedya Utami 22 Oktober 2018 15:42 WIB
freeport
Inalum Pastikan Sediakan Dana Transaksi Divestasi Freeport
Freeport Indonesia. Dok:MI.
Jakarta: PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum (Persero) menyatakan dana transaksi divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebesar USD3,85 miliar telah digenggam. Hal tersebut sekaigus menepis keraguan terkait divestasi perusahaan tambang asal AS itu.

"Sekarang pun sudah ada dananya," kata Head of Corporate Communications and Government Relations Inalum Rendi Witular pada Medcom.id, Senin, 22 Oktober 2018.

Rendi mengatakan dana yang digunakan berasal dari pinjaman sindikasi pembiayaan luar negeri namun dipastikan bukan dari Tiongkok. Dia memastikan pembiayaan tersebut kompetitif dengan bunga yang relatif lebih murah dibanding dan dari dalam negeri.

Adapun jadwal penyelesaian transaksi yang baru dilakukan di Desember menurut Rendi karena masih ada tahapan yang perlu diselesaikan terlebih dahulu. Misalnya persetujuan perubahan anggaran dasar, laporan persaingan usaha dan lain sebagainya.

"Prosesnya kan panjang, yang kita beli kan tambang emas bukan kacang," jelas Rendi.

Sebelumnya dalam rapat dengar pendapat pekan lalu, Komisi VII DPR menyatakan keheranannya dengan realita divestasi yang belum rampung. Hal tersebut merujuk pernyataan Presiden Joko Widodo pada Rapat Tahunan MPR pada Agustus lalu bahwa Pemerintah telah menguasai 51 persen saham PTFI.

“Persepsi publik, tahunya kita sudah melakukan pembayaran atau membeli saham PT Freeport,” ujar Ketua Komisi VII Gus Irawan Pasaribu di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 17 Oktober 2018.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon juga turut merespons pernyataan Jokowi yang dianggapnya sebagai kebohongan publik. Fadli menuding pemerintah membangun opini keberhasilan merebut saham Freeport meski nyatanya belum melakukan pembayaran.

"Waktu itu juga, waktu awal-awal ada berita tentang sudah ada 51 persen saya termasuk yang men-tweet mengatakan ya kita lihatlah apakah sudah direalisasi. Janganlah baru sekedar understanding, MoU, baru head of agreement dan lain sebagainya tapi realisasinya itu tidak seperti yang diklaim bahwa telah terjadi transaksi yang membuat kita menjadi mayoritas," kata Fadli.



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id