Ilustrasi (AFP PHOTO/OLIVIA RONDONUWU)
Ilustrasi (AFP PHOTO/OLIVIA RONDONUWU)

Lima Tahun, Freeport Bidik Pembangunan Smelter Selesai

Ekonomi freeport
22 Desember 2018 07:36
Jakarta: Pejabat Eksekutif Tertinggi (CEO) PT Freeport Mcmoran Richard Adkerson menyatakan pihaknya menargetkan untuk menyelesaikan pembangunan smelter dalam lima tahun. Pembangunan tersebut sejalan dengan harapan dari Pemerintah Indonesia.

"Kami membangun smelter, sesuai harapan Presiden, kami akan memulai secepatnya dan menyelesaikan dalam lima tahun," kata Richard, usai bertemu Presiden Joko Widodo, di Istana Merdeka, Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 21 Desember 2018.

Pembangunan smelter atau fasilitas peleburan bijih logam mentah, khususnya tembaga, berkapasitas 2 juta-2,6 juta ton per tahun telah disepakati oleh PT Freeport. PT Freeport Mcmoran telah melakukan divestasi saham sebesar 51,2 persen kepada PT Inalum (Persero) pada Jumat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Menurut Richard, kerja sama itu berdampak positif bagi Indonesia dan PT Freeport. Dalam konteks ini, dirinya berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia untuk mencari solusi bersama. "Kita berusaha memenuhi permintaan Presiden dan sekarang kami dapat melanjutkan bisnis hingga 2041, dan mendapat kepastian dalam aspek hukum ataupun fiskal," jelas Richard. Selain itu, Richard menjelaskan, pihaknya akan mulai melakukan penambangan terbuka. Richard menambahkan dirinya berdialog dengan Presiden Jokowi mengenai pengembangan operasi tambang, dan penambahan lapangan kerja, serta pengelolaan lingkungan alam yang lebih baik.

"Kami sedang transisi ke sana. Itu semua perlu transisi ke sana, dan kami akan investasi sebesar USD20 miliar sampai 2041," pungkas dia.
  


(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi