Illustrasi. Dok:AFP.
Illustrasi. Dok:AFP.

Pengembangan 45 Proyek Diyakini Dongkrak Cadangan Migas

Ekonomi migas
Suci Sedya Utami • 17 Januari 2019 06:29
Jakarta: Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan cadangan migas akan bertambah 2,8 juta barel setara minyak per hari (BOEPD).
 
Deputy Perencanaan SKK Migas Jaffe Arizon Suardin mengatakan hal tersebut bisa terjadi apabila rencana pengembangan atau plan of development (POD) 45 proyek di sektor migas disetujui. Tahun ini kata Jaffe, rencananya akan ada 45 POD.
 
"Kalau itu semua berhasil semua, 2019 sekitar 2,8 million barel oil equavalen per day," kata Jaffe di kantor SKK Migas, Jakarta Selatan, Rabu, 16 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jaffe bilang, apabila ke-45 POD tersebut disetujui dan langsung dikerjakan maka rasio penggantian cadangan migas atau Reserve Replacement Ratio/RRR) bisa mencapai 300 persen. Adapun SKK Migas menargetkan RRR tahun ini sebesar 100 persen.
 
Dirinya mengatakan dari 45 proyek POD, beberapa yang berskala besar kan disetujui di antaranya proyek Blok Masela, Proyek Ultra Laut Dalam (IDD), dan Senoro fase kedua. Dari proyek IDD, ada tambahan cadangan migas sekitar 65 juta barel setara minyak per hari. Capaian itu dipercaya bisa menambah jumlah cadangan migas dalam negeri tahun ini.
 
Adapun pada tahun lalu terdapat tambahan cadangan migas sebesar 831 juta barel setara minyak per hari sehingga RRR tahun lalu mencapai 105,6 persen dari target 100 persen.
 
Selain itu, guna meningkatkan cadangan migas, SKK Migas menargetkan ada 57 sumur eksplorasi yang akan dibor tahun ini. Jumlah tersebut meningkat dari realisasi tahun lalu yang hanya mencapai 21 sumur. Adapun investasi untuk kegiatan eksplorasi tahun ini diperkirakan sekitar USD850 juta.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif