Intip Dua Lokasi Kandidiat Proyek CPC Taiwan
Ilustrasi (MI/ADAM DWI)
Jakarta: PT Pertamina (Persero) sudah mengkerucutkan lokasi pengembangan proyek Petrokimia China Petroleum Corporation (CPC) Taiwan. Dalam hal ini, Pertamina melihat terdapat dua opsi lokasi yang cocok untuk dibangun proyek tersebut yaitu kilang TPPI dan kilang Balongan.

Direktur Pemasaran Corporate Pertamina Basuki Trikora mengatakan Kilang TPPI berada di Kabupateng Tuban, Jawa Timur. Sedangkan kilang Balongan berada Indramayu, Jawa Barat. Dua lokasi tersebut, Basuki melanjutkan, masih dalam evaluasi.

"Antara TPPI dan Balongan lagi dievaluasi," kata Basuki, saat ditemui di Komplek Parlementer, Senayan, Jakarta, Rabu, 24 Oktober 2018.

Seperti diketahui, Pertamina dan CPC Taiwan telah menandatangani framework agreement pengembangan proyek komplek petrokimia senilai USD6,49 miliar. Nilai investasi ini merupakan investasi terbesar pada program investasi BUMN untuk negeri yang ditandatangani pada kegiatan Indonesian Investment Forum (IIF) di Bali, beberapa waktu lalu.

Nantinya, Pertamina dengan CPC Taiwan akan membangun pabrik naphtha cracker dan unit pengembangan sektor hilir petrokimia berskala global di Indonesia.  Pabrik Naphtha Cracker nantinya dapat menjadi substitusi impor sehingga berpotensi menghemat devisa negara hingga USD2,4 miliar per tahun.

Pabrik Naphtha Cracker diharapkan akan memproduksi paling sedikit satu juta ton ethylene per tahun dan membangun unit hilir yang akan memproduksi produk turunan kilang lainya untuk memenuhi kebutuhan industri di Indonesia.

Proyek ini diharapkan mulai beroperasi di 2026 dengan skema joint venture antara Pertamina, CPC Taiwan, dan beberapa mitra hilir potensial lainnya.



(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id