Ilustrasi. (FOTO: MI/M Irfan)
Ilustrasi. (FOTO: MI/M Irfan)

PLN Harap Laba 2018 Meningkat

Ekonomi pln kementerian esdm
Suci Sedya Utami • 25 Maret 2019 13:47
Jakarta: PT PLN (Persero) berharap bisa mencatatkan laba bersih atau keuntungan yang lebih tinggi di 2018 dibanding 2017.
 
Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto mengatakan saat ini pihaknya masih menungu audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sarwono mengharapkan audit tersebut akan selesai akhir bulan ini.
 
"Moga-moga masih oke, saya belum bisa ngomong, tunggu audit BPK, tapi penerawangannya positif," kata Sarwono di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin, 25 Maret 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya mengatakan saat ini perseroan tidak terlalu memikirkan untung rugi. Dia bilang yang terpenting saat ini ialah harga listrik tidak mengalami kenaikan seperti yang diinstruksikan pemerintah. Sehingga banyak masyarakat bisa menikmati listrik dan elektrifikasi meningkat.
 
"Yang penting harga listrik enggak naik, betul kan? Tapi kalau untung, lebih senang juga," jelas dia.
 
Pada 2017 laba bersih PLN turun 45,7 persen menjadi Rp4,42 triliun dari tahun sebelumnya Rp8,15 triliun. Perolehan laba ini merupakan yang terendah dalam empat tahun terakhir.
 
Menyusutnya laba PLN di 2017 dipicu oleh naiknya beban bahan bakar dan pelumas sebesar 6,8 persen menjadi Rp116,95 triliun serta meningkatnya pembelian tenaga listrik sebesar 21,3 persen menjadi Rp72,43 triliun.
 
Selain itu, turunnya pendapatan dari subsudi listrik pemerintah 21,2 persen menjadi Rp45,7 triliun dan juga rugi kurs sebesar Rp2,9 triliun membuat laba perusahaan pemerintah penyedia jasa layanan listrik tersebut turun hampir separuh dari tahun sebelumnya.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif