Ilustrasi (MI/SUSANTO)
Ilustrasi (MI/SUSANTO)

Nusa Tenggara Dapat 2.500 Sambungan Listrik Gratis

Ekonomi listrik pembangkit listrik energi listrik
Suci Sedya Utami • 15 Agustus 2019 07:44
Kupang: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) meresmikan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) atau sambungan listrik gratis bagi rumah tangga yang belum teraliri listrik di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
 
Peresmian dilakukan oleh Dirjen Ketenagalistrikan Rida Mulyana dan didampingi oleh Direktur Pengadaan Strategis II PLN Djoko Abumanan dengan penyalaan sambungan listrik di beberapa rumah tangga kurang mampu di Desa Sonraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, NTT.
 
Bantuan sambungan kali ini diperuntukan bagi 2.500 rumah tangga, dengan rincian 1.250 rumah tangga di NTT dan 1.250 rumah tangga di NTB. Rida mengatakan yang dilakukan di NTT ini merupakan bentuk kepedulian dari Menteri ESDM Ignasius Jonan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang meminta kita para pegawainya untuk menyisihkan penghasilan kami untuk berbagi kepada saudara yang belum bisa nikmati listrik dengan pembiayaan sambungan listrik gratis yang di NTT ini sekitar 2.500 rumah," kata Rida, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 15 Agustus 2019.
 
Sebaran wilayah NTT yang menerima bantuan sambungam gratis meliputi Kabupaten Kupang 297 rumah, Kabupaten Alor 70 rumah, Kabupaten Sikka 412 rumah, Kabupaten Flores Timur 19 rumah, dan Kabupaten Lembata 202 rumah yang direncanakan selesai pada 16 Agustus 2019. Selain itu usulan 250 rumah di Sumba akan dilakukan bulan ini.
 
Berdasarkan data dari Basis Data Terpadu (BDT) Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) jumlah rumah tangga miskin yang teralokasi mendapat bantuan sambungan listrik gratis sebanyak 254.924 rumah tangga. Adapun saat ini telah terpasang 11 ribu rumah tangga di NTT melalui program CSR PLN.
 
"Informasi yang kami dengar, masyarakat di desa ini mampu untuk bayar listrik bulanan. Tapi untuk biaya sambungan listriknya yang agak berat. Pemasangan ini yang kita dukung," tutur Rida.
 
Rumah tangga miskin tersebut nantinya akan memperoleh bantuan sambungan listrik gratis dengan golongan tarif 450 VA. Artinya akan mempercepat target rasio elektrifikasi nasional lebih dari 99 persen pada akhir tahun ini.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif