RUU Migas Disepakati Menjadi Usul Inisiatif DPR

Anggi Tondi Martaon 12 September 2018 11:50 WIB
berita dpr
RUU Migas Disepakati Menjadi Usul Inisiatif DPR
Sepuluh fraksi di Badan Legislasi DPR RI menyetujui RUU tentang Migas menjadi usul inisitif DPR RI -- Foto: dok DPR RI
Jakarta: Sepuluh fraksi di Badan Legislasi (Baleg) menyetujui pembahasan Rancangan Undang-undang tentang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) menjadi usul inisitif DPR RI. Keputusan diambil setelah sepuluh fraksi menyampaikan pandangan dan menyerahkan draf tentang persetujuan dan catatan tentang RUU Migas.

“Apakah Rancangan Undang-Undang tentang Minyak dan Gas Bumi dapat kita setujui untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan DPR RI?” tanya Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas kepada para peserta rapat saat dikutip dari dpr.go.id, Rabu 12 September 2018.

“Setuju”, jawab seluruh peserta rapat yang dilanjutkan dengan suara ketuk palu pimpinan sidang menjadi pertanda pengesahan keputusan rapat.

Setelah semua perwakilan dari sepuluh fraksi menandatangani kesepakatan rapat, Supratman menjelaskan poin krusial yang disepakati dalam RUU ini. Pertama berkaitan dengan pembentukan Badan Usaha Khusus (BUK) untuk migas.

Politikus Gerindra itu menyampaikan, BUK yang dimaksud nantinya tetap ada dibawah koordinasi Kementerian BUMN. “Tadinya teman-teman di Komisi VII itu menginginkan Badan Usaha Khusus itu di bawah koordinasi Presiden. Tetapi yang kita sepakati di tingkat panja, itu tetap ada di bawah Kementerian BUMN, supaya menyangkut BUMN itu tetap jalan,” ungkap Supratman.

Poin krusial kedua terkait kuota impor minyak. Supratman menyatakan, wewenang impor minyak nantinya dilakukan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

“Supaya kuotanya bisa dikontrol menyangkut pengadaan BBM kita. Nah itu kira-kira yang penting,” ujar dia.

Seperti diketahui, RUU Migas diusulkan oleh Komisi VII DPR RI. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam menyampaikan, pada prinsipnya pihaknya telah menerima hasil harmonisasi yang telah disampaikan oleh Ketua Tim Panitia Kerja (Panja) Baleg. Rancangan tersebut juga sudah mendapat persetujuan dari sepuluh poksi Baleg DPR RI.

"Semoga apa yang disampaikan tadi dapat kami lanjutkan di Komisi VII untuk dilaksanakan pembahasan RUU Migas yang telah diharmonisasi,” papar Ridwan.


 



(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id