Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Rida Mulyana. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)
Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Rida Mulyana. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Satu Gigawatt Rooftop Solar Ditargetkan Terpasang

Ekonomi kementerian esdm energi terbarukan
Suci Sedya Utami • 28 November 2018 12:06
Jakarta: Pemerintah menargetkan pemasangan rooftop solar atau surya panel atap dalam waktu tiga tahun bisa mencapai kapasitas satu gigawatt. Pemerintah baru saja menerbitkan aturan mengenai pengunaan rooftop solar.
 
Aturan tersebut berbentuk Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 29 Tahun 2018 tentang penggunaan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap oleh konsumen PT PLN (Persero).
 
"Kurang lebih target satu gigawatt terpasang dalam waktu tiga tahun," kata Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Rida Mulyana dalam acara sosialisasi Permen 49 di Ditjen Kelistrikan, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu, 28 November 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, kata Rida, tentu hal tersebut sangat tergantung bagaimana respons dari sosialisasi yang diberikan terkait minat mereka untuk memasang. Antusiasme saat sosialisasi, menurut dia, menjadi komponen yang bisa diperhitungkan juga.
 
Rida menjelaskan sasaran pemasangan rooftop solar yaitu semua pelanggan PLN baik yang komersial, rumah tangga, industri, badan sosial serta pemerintahan. Dia bilang pemasangan ini ditujukan untuk masyarakat yang sudah menggunakan listrik.
 
"Semua boleh pasang sepanjang mereka pelanggan PLN. Ini bukan ditujukan untuk melistriki yang tadinya tidak ada listrik," tutur dia.
 
Data PLN mencatat jumlah pelanggan yang telah menggunakan rooftop hingga Juli 2018 mencapai 458. Sementara total pelanggan PLN mencapai 47 juta. Jumlah tersebut tentu saja diperkirakan akan bertambah dengan hadirnya aturan anyar ini.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi