Setelah Terbitkan Global Bond, PLN Masih Terus Cari Pendanaan

Annisa ayu artanti 01 Juli 2018 13:41 WIB
pln
Setelah Terbitkan Global Bond, PLN Masih Terus Cari Pendanaan
Dirut PLN Sofyan Basyir. Medcom/Ayu.
Jakarta: Setelah menerbitkan global bond di Amerika Serikat sebesar USD2 miliar pada Mei lalu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir mengatakan masih akan melakukan pencarian pendanaan lagi. Pendanaan itu dilakukan untuk menambah modal kerja perusahaan.

PLN masih sedang mengkaji instrumen apa yang akan dipakai untuk pendanaan tersebut. Apakah penerbitan bond, private placement, atau sindikasi perbankan.

"USD2 miliar-USD2,5 miliar tahun ini. Ini dicampur antara tiga instrumentasi," kata Sofyan saat ditemui diacara halabihalal Menteri BUMN, Jakarta, Sabtu, 30 Juni 2018.

Kendati demukian, ia juga menuturkan, rencana pendanaan ini tergantung dengan janji pembayaran subsidi listrik oleh pemerintah di Juni 2018. Jika subsidi sudah dibayarkan maka keuangan PLN akan lebih sehat.

"Posisi nanti itu tergantung posisi akhir Juni ini. Kalau akhir Juni ini subsidi kelar dibayar posisi keuangan kita bagus. Baru dasar posisi ini, apakah kita akan mengeluarkan bond atau private placement atau sindikasi bank," jelas dia.

Lalu, mengomentari kenaikan suku bunga dan pelemahan Rupiah dengan rencana pendanaan itu, mantan direktur utama BRI ini juga menyampaikan justru saat ini menjadi momen yang bagus. Kondisi ini akan memberikan keuntungan selisih jika kedepannya dolar melemah dan suku bunga turun.

"Sebenarny kalau diambil hari ini kan oke dong. Nanti kan kita untung spread nanti. Kalau kita ambil dolar Rp14.400 per USD dan kita tutup hari ini, besok turun harga dolar bayar dolarnya kan jadi lebih sedikit," ungkap dia.



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id