Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Setop Impor, Empat Perusahaan Beli Minyak Bakar Pertamina

Ekonomi pertamina kementerian esdm
Suci Sedya Utami • 14 Februari 2019 11:52
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan ada empat perusahaan yang telah menyetujui untuk menghentikan impor minyak bakar atau marine fuel oil (MFO).
 
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan empat perusahaan tersebut yakni AKR Corporindo, Vale Indonesia, Cosmic Petroleum Nusantara, dan Yavindo. Keempatnya telah setuju untuk membeli minyak bakar 180 yang diproduksi oleh PT Pertamina (Persero).
 
"Itu sudah deal semua Insyaallah. Empat sudah deal," kata Arcandra di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu malam, 13 Februari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan pembelian tersebut bersifat business to business (B to B)antara perusahaan terkait dengan Pertamina. Hal ini dimaksudkan agar mengurangi impor minyak.
 
"B to B antara Pertamina dan badan usaha. Daripada badan usaha impor MFO, dia impor lebih mahal harganya," tutur Arcandra.
 
Arcandra memaatikan suplai minyak bakar milik Pertamina mencukupi. Bahkan jika nantinya terdapat sisa dia bilang bisa untuk diekspor oleh Pertamina.
 
Data Kementerian ESDM pada 2018, produksi minyak bakar 180 (MFO) Pertamina sebesar 1,9 juta kiloliter (kl). Sementara impor minyak bakar 180 hampir mencapai 400 ribu kl.
 
Oleh karenanya jikalau semua perusahaan yang selama ini mengimpor minyak bakar 180 sepakat membeli dari Pertamina, maka ada penurunan impor hampir 400 ribu kl per tahun. Jumlah tersebut bila dinominalkan mencapai USD200 juta.
 

 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif