Ilustrasi kilang. (FOTO: AFP)
Ilustrasi kilang. (FOTO: AFP)

Kadin Dukung Pertamina Masuk ke Sektor Petrokimia

Ekonomi pertamina
23 Desember 2018 19:25
Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai positif masuknya PT Pertamina (Persero) dalam industri petrokimia. Kadin berharap BUMN ini bisa juga mengintegrasikan industri petrokimia dari hulu sampai hilir.
 
"Tentu saja kita menyambut gembira. Jadi, meski sebenarnya Indonesia sudah tertinggal dalam industri ini satu dekade, paling tidak kita bisa berharap lima tahun ke depan lebih baik," kata Wakil Komisi Tetap Industri Hulu dan Petrokimia Kadin Indonesia, Achmad Widjaya, seperti dilansir Antara, Minggu, 23 Desember 2018.
 
Menurut dia, saat ini Indonesia tertinggal jauh dibandingkan negara-negara lain di bidang industri petrokimia. Musababnya, sebagian besar bahan baku petrokimia diperoleh melalui impor, termasuk di antaranya Nafta. "Jadi kalau tidak dimulai dari sekarang, kita akan lebih terlambat lagi," kata Widjaya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selama ini, menurut dia, pelaku usaha sektor petrokimia masih sangat sedikit. Industri petromikia seperti Chandra Asri dan Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur, dinilai belum cukup.
 
Wijaya mengatakan kesempatan Pertamina untuk mengintegrasikan industri petrokimia dari hulu sampai hilir juga sangat terbuka. Sebab, hanya korporasi besar yang bisa masuk ke dalam industri ini.
 
Baca: Gandeng Oman, Pertamina Siap Garap Kilang Bontang
 
Saat ini, melalui tiga kilangnya, yaitu Plaju, Dumai, dan Cilacap, Pertamina memang tengah fokus memproduksi bahan baku petrokimia, yaitu Polypropylene. Bahan baku tersebut sangat dibutuhkan dalam berbagai industri, misalnya bijih plastik.
 
Keseriusan Pertamina menggeluti industri ini juga ditandai dengan peresmian Operator Training Simulator (OTS) Polypropylene di Pertamina RU III pekan ini. Peresmian OTS merupakan salah satu terobosan untuk mempercepat peningkatan kompetensi para pekerja serta sebagai sarana improvement process sebelum diaplikasikan di Kilang Petrokimia. OTS merupakan perangkat simulator seluruh kegiatan operasional kilang, baik dari dalam distributed control system (DCS) maupun langsung dari lapangan.
 


 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif