Menteri ESDM Ignasius Jonan (Foto: Kementerian ESDM)
Menteri ESDM Ignasius Jonan (Foto: Kementerian ESDM)

KESDM Catat Rasio Elektrifikasi Capai 98,3%

Ekonomi listrik pembangkit listrik kementerian esdm tarif listrik
Ilham wibowo • 05 Januari 2019 07:45
Jakarta:Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat rasio elektrifikasi saat ini sudah mencapai 98,3 persen atau melebihi target di 2018 yang hanya 97,5 persen. Rasio elektrifikasi menandakan tingkat perbandingan jumlah penduduk yang menikmati listrik dengan jumlah total penduduk di suatu wilayah atau negara.

"Rasio elektrifikasi 98,3 persen di 2018 dan 2019 bisa sampai 99,9 persen," papar Menteri ESDM Ignasius Jonan, di ruang Sarula, Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 4 Januari 2019.

Jonan optimistis inovasi teknologi dapat dimanfaatkan untuk bisa mengaliri listrik hingga ke pelosok Tanah Air. Beragam pengembangan ketenagalistrikan baru pun dilakukan seperti seperti pemanfaatan Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Sektor EBTKE juga jalan, nanti elektrifikasi 100 persen dibarengi permintaan yang tumbuh. Kita kejar terus supaya tidak ada lagi saudara kita yang tidak bisa menikmati penerangan," ungkapnya. Peningkatan rasio elektrifikasi itu seiring peningkatan kapasitas pembangkit listrik terpasang. Pasokannya terdiri dari PLN, Independent Power Producer (IPP), Private Power Utility (PPU), dan Izin Operasi (IO) non BBM.

"Pada 2018 realisasinya mencapai 63,6 GW, lebih tinggi dari 2017 sebesar 61 GW," ujarnya.

Realisasi program listrik 35 ribu MW pun terus bejalan. Saat ini, delapan persen atau 2.899 MW di antaranya telah beroperasi. Kemudian 52 persen lainnya atau setara kapasitas 18.207 MW kini telah memasuki tahap konstruksi.

Selain itu, 32 persen dari program ini atau 11,467 MW telah memasuki perjanjian jual beli (Power Purchase Agreement/PPA). Lalu lima persen selanjutnya memasuki tahap pengadaan dan hanya menyisakan tiga persen yang masih berada pada tahap perencanaan.


(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi