Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri), Dirut Pertamina  Nicke Widyawati -- Foto: Medcom.id/ Suci Sedya Utami
Menteri ESDM Ignasius Jonan (kiri), Dirut Pertamina Nicke Widyawati -- Foto: Medcom.id/ Suci Sedya Utami

Pertamina Luncurkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Listrik

Ekonomi pertamina
Suci Sedya Utami • 10 Desember 2018 15:09
Jakarta: PT Pertamina (Persero) meluncurkan stasiun pengisian bahan bakar listrik atau green energy station (GES) untuk kendaraan yang menggunakan energi listrik. Peluncuran ini disaksikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyebut perseroan siap menghadapi disruption business dari kendaraan konvensional berbahan bakar minyak kearah kendaran listrik. Pertamina akan menghadirkan fasilitas pengisian listrik dalam rangka pengembangan ekosistem bisnis kendaraan listrik ke depan.

"Kita melaunching satu green energy station gimana kita adaptasi dengan perkembangan teknologi," kata Nicke saat peluncuran GES di SPBU COCO Pertamina 31.12.902 yang terletak di Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 10 Desember 2018.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Dia menjelaskan GES memiliki 3 konsep. Pertama, konsep green dengan adanya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di area SPBU yang dimiliki. Kedua, konsep future yang memiliki EV charging station. Ketiga, konsep digital yaitu MyPertamina yang menjadikan pembayaran di SPBU cashless serta adanya self-service.  "Kedepan GES diproyeksikan akan menjadi tempat untuk pengisian baterai EV serta tempat untuk swapping baterai yang didedikasikan untuk sepeda motor listrik kecil," ujar Nicke.

Saat ini pilot project GES telah hadir menjawab tantangan tersebut. Di SPBU ini telah terpasang empat unit charging station dimana dua unit merupakan tipe fast charging yang mampu mengisi penuh baterai kendaraan listrik dalam waktu kurang dari 15 menit dan dua unit merupakan tipe normal charging

Dalam pengembangan konsep tersebut, Pertamina mendapatkan dukungan penuh dari berbagai sektor mulai dari Pemerintah melalui Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, serta sinergi BUMN dengan Telkom dan PLN, Lembaga Pendidikan melalui UI, dan pelaku bisnis kendaraan listrik BMW, Toyota, Mitsubishi, dan Gesits serta pelaku bisnis charging station Bosch

"Seluruh pihak berada dalam satu visi yang sama untuk menghadirkan suatu ekosistem energi masa depan terbaik untuk Indonesia," tambah Nicke.

GES pun diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan ritel Pertamina melalui sistem yang cepat dan handal. Kecepatan tersebut didukung dengan sistem digitalisasi SPBU melalui standardisasi POS System dan cashless payment melalui MyPertamina. 

Pertamina telah bersinergi dengan Telkom dalam menghadirkan konsep cashless payment MyPertamina dan dashboard monitoring system untuk mempermudah Management maupun stakeholder terkait untuk memantau secara langsung penjualan yang terjadi di setiap titik SPBU.

Pada SPBU GES nantinya juga akan disediakan fasilitas swapping battery untuk menjawab kebutuhan motor listrik. Saat ini Pertamina telah bekerjasama denga GESITS untuk pengembangan motor listrik.






(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi