pertalite MIRAMDANI.
pertalite MIRAMDANI.

Penggunaan Pertalite dan Pertamax di Sumut Naik 67%

Ekonomi pertalite
Budi Warsito • 10 Agustus 2016 15:39
medcom.id, Medan: ‎Pengguna Pertalite di Sumatera Utara (Sumut) terus mengalami peningkatan. Sampai Juli 2016 tercatat, peningkatan penggunaan Pertalite di Sumut mencapai 67 persen.
 
General Manager Marketing Operation Region (MOR) I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Romulo Hutapea mengatakan, pada Juni kemarin penggunaan Pertalite per harinya di Sumut mencapai 291 kiloliter (kl). Peningkatan pun terjadi di bulan Juli, dimana penggunaan Pertalite mencapai 488 kl per hari.‎
 
"Pertamina melihat masyarakat Sumut, terutama di Medan, sangat rasional dan tahu produk yang bermutu dengan harga terjangkau," kata Romulo Hutapea, Rabu (10/8/2016).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia pun mengakui, saat ini, memang terjadi tren peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar yang berkualitas. Sehingga di beberapa SPBU, dilakukan uji coba dan animo masyarakat sangat positif terutama terhadap Pertalite.
 
Masyarakat juga sudah mulai tahu produk yang bermutu dan ramah lingkungan. Mereka memperkirakan akan ada migrasi, pindah dan beralih ke Pertalite.
 
"Saya yakin kita juga begitu, yang tadinya menggunakan Premium dan mengetahui Pertalite dan Pertamax lebih bagus maka akan pindah," ujarnya.
 
Migrasi tersebut menurutnya merupakan hal yang sangat alamiah. Dengan adanya peralihan tersebut, Pertamina pun mulai mempersiapkan dengan cara menkonvert perpindahan tersebut.
 
"Yang tadinya nozzle sekian untuk Premium, tadinya Pertalite cuma satu nozzle maka harus ditambah. Hal tersebut biasanya dilakukan secara alamiah oleh pengusaha SPBU, dan tim Pertamina melihat animo tersebut," jelasnya.
 
Ia mengatakan, untuk di Sumut sudah sekitar 70 persen SPBU menjual Pertalite. Bahkan hingga ke Tapanuli dan Padang Sidempuan. Depot Pertamina yang berada di Sibolga pun sudah menyediakan Pertalite.
 
"Memang paling tinggi persentasenya di Kota Medan, tapi di daerah-daerah lain yang ada di Sumut juga sudah mulai menggunakan Pertalite," bebernya.
 
Kepada pengusaha SPBU Romulo mengimbau untuk menambah tangki pendam dan menambah dispenser. Jikapun tidak, Pertamina secara proposional akan menambah nozzle nya sesuai dengan animo masyarakat terhadap Pertalite dan pertamax.
 
"Saat ini untuk di Medan ada sekitar 87 SPBU dan di setiap SPBU, Pertamina selalu menyediakan produk-produk seperti Premium maupun Pertalite," jelasnya.
 
Sementara itu, Area Manager Communication & Relations Sumbagut PT Pertamina (Persero) Fitri Erika mengungkapkan, kenaikan juga terjadi terhadap pertamax.
 
"Di Juni, penggunaan Pertamax tercatat 214 kl per hari. Peningkatan terlihat di bulan Juni, menjadi 260 kl perhari atau naik 21 persen," terangnya.
 
Selain itu, produk Premium juga mengalami peningkatan konsumsi di sumut. Pada Juni sebanyak 4.015 kl per hari dan di bulan Juli 4.285 kl per hari atau naik tujuh persen.
 
"Seiring peningkatan konsumsi BBK jenis pertalite dan pertamax di Sumatera Utara, Pertamina MOR I Sumatera Bagian Utara melakukan uji coba penjualan BBK di 6 dari total 87 SPBU di kota Medan. Hal ini mengingat adanya peningkatan permintaan konsumen akan produk Pertalite. Sedangkan untuk produk premium tetap tersedia di 81 SPBU lainnya di Kota Medan," pungkas Fitri.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif