PLN Siapkan 20 Ribu Orang Jaga Kelistrikan saat Lebaran

Annisa ayu artanti 03 Juni 2018 15:10 WIB
pln
PLN Siapkan 20 Ribu Orang Jaga Kelistrikan saat Lebaran
Dirut PLN Sofyan Basir. ANT/Puspa Perwitasari.
Bogor: PT PLN (Persero) telah menugaskan 20 ribu orang untuk tetap bertugas saat musim mudik dan liburan mendatang demi menjaga pasokan listrik agar tetap aman.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan setiap tahunnya PLN kerap melakukan giliran kepada para karyawan untuk bertugas di saat Lebaran. Mereka akan memastikan perlengkapan kesiapan listrik menjelang lebaran serta melakukan perawatan agar tidak mengalami gangguan.

"Persiapan kita sebanyak 20 ribu (orang) perlengkapan, persiapan, perawatan semoga lebaran bisa berjalan dengan baik dan listrik tidak ada gangguan," kata Sofyan saat ditemui di Kampus IPB, Bogor, Minggu, 3 Juni 2018.

Sofyan menjelaskan, 20 ribu orang tersebut akan bertugas selama H-7 sampai H+7 Lebaran. Mereka akan menjaga sistem kelistrikan selama Lebaran agar tidak terjadi pemadaman atau 'byar-pet'.

"Jumlah orang yang kita siapkan itu tujuh hari setelah dan sebelum lebaran sudah dipersiapkan," imbuh dia.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat Haryanto WS sebelumnya mengungkapkan terdapat perubahan penggunaan listrik yang signifikan pada bulan Ramadan. Terutama saat waktu sahur dan menjelang berbuka puasa.

Ia menjelaskan perubahan tersebut terlihat dari aktivitas penggunaan listrik yang tinggi. "Biasanya beban naik pada saat sahur dan buka puasa, Insyallah ini bisa berjalan dengan lancar," ucap Haryanto.

Ia menilai kenaikan tersebut kurang lebih meningkat satu setengah kali lipat dari penggunaan di bulan biasa. Namun pihaknya memperhatikan terjadi penurunan setengah dari beban normal saat menjelang hari raya Idulfitri.

"Biasanya kalau Idulfitri beban malah turun jadi bagi sistem itu sebetulnya baik," tambahnya.

Oleh sebab itu, PLN melalui Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) bersama Unit Transmisi Jawa Bagian Barat (UT JBB), Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UI JBB) dan Unit Induk Pembangunan Interkoneksi Sumatera Jawa (UIP ISJ) meresmikan 19 fasilitas ketanagalistrikan berupa Gardu Induk dan Jaringan Transmisi yang sudah diselesaikan dan dioperasikan sejak Februari hingga Mei 2018.

Adapun 19 proyek yang diresmikan adalah 11 proyek yang dikerjakan PT PLN Unit Transmisi Jawa Bagian Barat dengan biaya Rp251 miliar bertegangan 860 Mega Volt Amper (MVA) dan panjang transmisi/Saluran Kabel Tengangan Tinggi (SKTT) 34,95 kilometer sirkit (KMS).

Lima proyek yang dikerjakan PT PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat dengan biaya Rp905 miliar bertegangan 1.060 MVA dan panjang transmisi/ SKTT 8,78 kms. Serta tiga proyek dikerjakan PT PLN Unit Induk Pembangunan Interkoneksi Sumatera dan Jawa. Biaya yang dihabiskan proyek ini senilai Rp222 miliar dan bertegangan 300 MVA serta panjang transmisi/SKTT 1,5 kms.



 



(SAW)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id